bernasnews – Kelompok Relawan Shincheonji Seoul Selatan dan Asosiasi Regional Luar Negeri Gyeonggi mengadakan Pekan Perubahan Iklim selama sepuluh hari. Berbagai kegiatan perlindungan lingkungan dilakukan, termasuk pembersihan lingkungan, penanaman pohon, dan pengalaman daur ulang.
Kegiatan peringatan Hari Bumi ke-55 pada 22 April yang diselenggarakan oleh kelompok relawan sipil berlangsung serentak di 55 wilayah di seluruh dunia, menarik perhatian masyarakat setempat dan berakhir dengan sukses. Kegiatan ini sekali lagi menegaskan bahwa perubahan lingkungan dimulai di tingkat lokal.
Presiden Asosiasi Regional Luar Negeri Seoul Selatan dan Gyeonggi dari Kelompok Relawan Shincheonji Lee Gi-won (selanjutnya disebut sebagai “Asosiasi Regional Luar Negeri Seoul Selatan dan Gyeonggi”) menyelenggarakan Pekan Perubahan Iklim dari tanggal 19 hingga 28 April 2025 untuk memperingati Hari Bumi ke-55 meluncurkan berbagai kegiatan perlindungan lingkungan.
Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran warga tentang masalah lingkungan dan menghasilkan perbaikan praktis. Untuk mencapai tujuan tersebut, para relawan menyelenggarakan berbagai program, mulai dari bersih-bersih lingkungan secara langsung hingga kegiatan yang melibatkan warga. Kegiatan tersebut meliputi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, pengalaman daur ulang, lomba menggambar anak-anak, dan pameran—totalnya ada sekitar 23 program.
Khusus di Korea Selatan, kegiatan tersebut dilakukan di 23 wilayah termasuk distrik Gangnam, Dongjak, dan Seongdong di Seoul, serta Seongnam, Suwon, Osan, Icheon, Pyeongtaek, dan Hanam di Provinsi Gyeonggi. Kegiatan di luar negeri berlangsung di 32 wilayah, termasuk Los Angeles dan Washington, D.C. di Amerika Serikat, Tijuana di Meksiko, Bumaby di Kanada, dan Silang di Filipina.
Kegiatan ini mendapat tanggapan luar biasa dari masyarakat setempat. Di Musamba, Kenya, Cabang Global 1 Kenya dari Kelompok Relawan Shincheonji menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan organisasi lain untuk mengembangkan berbagai proyek relawan bersama untuk pembangunan lokal.
Di antara semua kegiatan, “plogging” (memunguti sampah sambil jogging) merupakan kegiatan yang paling banyak dilakukan. Selama periode kegiatan, anggota Asosiasi Regional Luar Negeri Seoul Selatan dan Gyeonggi berjalan sejauh total sekitar 121 kilometer, mengumpulkan sekitar 12.931 liter sampah. Sekitar 2.972 relawan berpartisipasi. Mereka berbagi bahwa mereka kembali menyadari pentingnya melindungi lingkungan dan mengalami sendiri bagaimana tindakan kecil dapat menghasilkan perubahan yang signifikan. Mereka juga berjanji untuk terus berpartisipasi dan mempraktikkan upaya ini.
Kim Soo-yeon (24, perempuan), warga Ansan, Provinsi Gyeonggi, berkata, “Saya sering mengerutkan kening melihat banyak puntung rokok yang saya lihat di jalan yang sering saya lewati. Jadi saya ikut serta dengan harapan agar tempat-tempat itu menjadi sedikit lebih bersih. Dorongan dan senyuman dari pemilik toko di sekitar membuat momen itu menjadi momen yang mengharukan.”
Relawan Kim Ji-beom (laki-laki), yang tinggal di Seongdong-gu, Seoul, berkata, “Saya bergabung karena sedih karena Bumi tidak bisa bernapas, dan berharap dapat memberikan kontribusi meskipun sedikit. Berjalan, berbicara, dan memungut sampah bersama relawan lain baik untuk kesehatan dan lingkungan. Pengalaman ini menginspirasi saya untuk mencari kegiatan yang dapat saya lakukan bersama teman-teman dan berlatih secara teratur.”
Presiden Asosiasi Regional Luar Negeri Seoul Selatan dan Gyeonggi, Lee Gi-won, berkata, “Kami memulai kerja sukarela ini karena kecintaan kami pada negara, rakyatnya, dan lingkungan. Banyak orang bergabung dalam upaya perlindungan lingkungan, dan melalui ini, kami merasa bahwa kami sedang maju menuju masa depan yang lebih baik.”
“Kami berencana untuk melaksanakan lebih banyak lagi kegiatan sukarela untuk memimpin perubahan yang berkelanjutan. Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk bekerja sama dengan masyarakat setempat, tidak hanya dalam perlindungan lingkungan, tetapi juga di berbagai bidang untuk memberikan dampak positif. Kami berharap lebih banyak orang akan bergabung dengan kami,” tambahnya. (*/mar)










