bernasnews – Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan penghargaan Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik kepada 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya saat pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan, Senin (28/4) di Kantor Sekretariat Daerah Sleman.
Berdasarkan Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik pada lingkup Pemerintah Daerah tahun 2024, terdapat 3 OPD yang berhasil membawa Kabupaten Sleman menjadi peringkat ketiga Nasional Level Kabupaten dengan rata-rata skor 4,63 kategori A.
Ketiga OPD tersebut adalah RSUD Sleman dengan skor 4,66 , Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan skor 4,63 , dan Dinas Sosial dengan skor 4,59. Dengan capaian itu, Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan apresiasi dan memberikan penghargaan pendamping berupa 1 unit laptop.
Kemudian berdasarkan Hasil Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Sleman, OPD bersifat khusus yang mencapai kinerja terbaik ialah RSUD Prambanan dengan skor 4,31 , diikuti oleh peringkat dua Kapanewon Depok dengan skor 4,175 dan peringkat ketiga adalah Kapanewon Gamping dengan skor 4,171.
Selanjutnya, Hasil Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Sleman kategori OPD Pelaksanan Teknis Daerah yang mencapai kinerja terbaik diraih oleh Puskesmas Mlati dengan skor 3,44, dilanjutkan dengan Puskesmas Gamping I dengan skor 3,43 , dan pada peringkat ketiga diraih oleh Puskesmas Gamping II dengan skor 3,32.
Bupati Harda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh OPD penerima penghargaan. Ia mengatakan capaian ini perlu dijadikan motivasi bagi OPD lain yang belum meraih penghargaan. Lebih dari itu, Harda menekankan pemberian layanan prima kepada masyarakat adalah kewajiban bagi semua OPD.
“Selamat bagi OPD yang menerima apresiasi hari ini, dan bagi yang belum semoga bisa segera menyusul meningkatkan kulitas layanan kita. Mari kita lakukan pembenahan dan peningkatan layanan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Sleman,” jelas Bupati.
Bupati Harda juga menargetkan agar pembuatan SOP layanan publik dapat diselesaikan pada bulan ini. Hal ini ditargetkan agar seluruh OPD dapat lebih memahami aturan dan batasan dalam melayani masyarakat. Sehingga Bupati berharap kebutuhan masyarakat Sleman tak hanya teratasi secara cepat namun juga tepat.
“SOP ini menjadi patokan bagi seluruh OPD dalam melayani masyarakat, sehingga diharapkan layanan Pemkab Sleman dapat meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.












