News  

Mendapat Sambutan Meriah, TK Negeri 3 Gelar Karnaval Budaya HUT Ke-268 Kota Jogja

Karnaval Budaya peringatan HUT Ke-268 Kota Ygyakarta oleh TK Negeri 3 Yogyakarta saat melintas Jalan Langenastran Lor menuju Alun alun Kidul Kraton Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-268 Kota Yogyakarta, Taman Kanak-kanak (TK) Negeri 3 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Karnaval Budaya secara mandiri, dengan mengambil start/ finish di halaman sekolah setempat, Kampung Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta, Kamis (10/10/2024).

Gelaran karnaval ini dilaksanakan untuk mengangkat kearifan lokal yaitu berupa pembuatan gunungan sayuran yang diarak keliling kampung dan Alun alun Kidul Yogyakarta, dengan diiringi prajurit bregada yang mengenakan kebaya dan sorjan dan membawa logo HUT Ke-268 Kota Yogyakarta.

Kepala Sekolah TK Negeri 3 Yogyakarta Kamilah, S.Pd kepada bernasnews menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan kepada anak didik supaya mempunyai rasa bangga menjadi anak Yogyakarta. Juga menanamkan rasa peduli anak didik kepada masyarakat dengan cara berbagi sayuran untuk masyarakat sekitar.

Menurut Kamilah, kegiatan karnaval semacam ini merupakan salah satu kegiatan untuk pelastarian budaya Jogja. Sejak usia TK anak-anak dibiasakan mengenakan busana adat kebaya dan sorjan,serta dikenalkan gunungan dan prajurit yang sering dilakukan oleh Kraton Yogyakarta.

“Juga kita perkenalkan lagu-lagu Jawa termasuk lagu ‘Jogja Istimewa’ dan kita tanamkan sikap rukun, gotong royong, dan kebersamaan,” imbuh dia.

Pihaknya juga berharap kegiatan karnaval semacam ini supaya tetap terus dilestarikan, terlebih bagi TK Negeri 3 Yogyakarta yang merupakan salah satu sekolah TK di Jogja yang peduli untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal.

Suasana persiapan karnaval budaya di Aula TK Negeri 3 Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

Sementara itu, Lurah Panembahan RM. Murti Buntoro, SH, MIP saat dihubungi secara terpisah menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan karnaval budaya yang dilakukan oleh TK Negeri 3 Yogyakarta dalam rangka peringatan HUT Ke-268 Kota Yogyakarta.

“Sayang sekali saat melintas di depan kantor kelurahan tidak dapat menyaksikan kiprah anak-anak yang hebat lantaran bersamaan ada tugas di kemantren. Di usia yang tak lagi muda ini, Kota Yogyakarta butuh keterlibatan masyarakat untuk sama-sama menjaga kota,” ungkap dia.

Lanjut RM. Murti, Jogja yang bergerak semakin maju bertumpu pada dua sektor utama, yakni pendidikan dan pariwisata. Keduanya menjadi pengungkit kehidupan masyarakat, dengan budaya dan sejarah yang kuat untuk menyejahterakan masyarakat.

“Berangkat dari pendidikan dasar, jalinan sinergisitas akan kiprahnya dalam membangun Kota Jogja akan terus kita pupuk seiring berjalannya waktu,” tandas Lurah Panembahan, peraih penghargaan sebagai Non Litigation Peacemaker (NLP) dalam ajang Anugerah Paralegal Justice Award 2024 itu.

Anak-anak TK Negeri 3 Yogyakarta didampingi oleh para guru dan orang tua yang memanggul dua buah gunungan sayur, dengan ceria dan semangat berbaris yang diiringi musik khas. Sontak karnaval budaya ini menjadi pusat perhatian bagi masyarakat, bahkan beberapa turis atau wisatawan manca pun ikut mengabadikannya.

Juga tidak ketinggalan setibanya di Alun alun Kidul, rombongan karnaval mendapatkan suprise berupa sambutan hangat dari Kapolsek Kraton AKP Dwi Pujiastuti SH., MM beserta jajarannya. Anak-anak tampak bersuka cita mendapat ucapan dan jabat tangan dari ibu kapolsek dan bapak-bapak polisi. (ted)