Dewis Banjoe Adji Bantul Tawarkan Wahana Bermain Kano Susuri Sungai

Desa Wisata Banjoe Adji, Dusun Baran, Kalurahan Srigading, Kapanewon, Sanden, Kabupaten Bantul, DIY, Minggu (31/12/2023). Foto: Tedy Kartyadi/ bernasnews.

bernasnews — Bicara pariwisata di Jogja nggak akan pernah ada matinya, wilayah yang terdiri dari 4 kabupaten dan satu kota itu mempunyai keunggulan masing-masing. Wisata alam, wisata kuliner, wisata sejarah, hingga wisata belanja semuanya ada di wilayah-wilayah tersebut.

Seperti halnya Kabupaten Bantul, kekinian pun massif bermunculan obyek wisata baru baik yang dieksplorasi oleh pengampu wilayah ataupun oleh warga secara mandiri. Adalah sebuah desa wisata baru yang bisa dijadikan kunjungan untuk menikmati liburan, yaitu Desa Wisata Banjoe Adji, Dusun Baran, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, DIY.

Desa Wisata (Dewis) Banjoe Adji ditelesik dari makna namanya banjoe atau air dan adji berarti berhraga, desa wisata yang tepatnya berada di pinggiran Jalan Samas Km 23, Bantul ini ‘jualannya’ tentu tidak jauh dari air. Ya..betul, mereka menghadirkan permainan kano (sampan kecil) di alur Kali Winongo Kecil, yang melintasi desa setempat.

Ketua Desa Wisata Banjoe Adji, Sugiman mengemukakan, bahwa desa wisata yang dikelola oleh warga ini utamanya adalah permainan atau olahraga kano menyusuri sungai. Kemudian wisata kuliner berupa olahan Bebek Goreng yang legendaris, serta sentral pembuatan aneka peyek (keripik) antara lain peyek kacang, peyek kedelai, peyek udang dan sebagainya.

Ketua Desa Wisata Banjoe Adji, Sugiman, saat memantau suasana wahana bermain kano. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

“Desa Wisata Banjoe Adji di-lauching pada tanggal 27 Agustus 2023, dan telah mendapatkan SK dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul bulan Oktober 2023 lalu. Sementara ini baru tersedia 7 buah kano, harga sewan dihitung setiap 20 menitnya dan masih berlaku tarif promosi,” terang Sugiman, kepada bernasnews, Minggu (31/12/2023).

Dikatakan, dalam masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini untuk wahana permainan kano buka setiap hari. Sementara untuk hari-hari biasa hanya buka bertepatan hari libur atau setiap hari Sabtu dan Minggu. “Beberapa hari lalu desa kami mendapat kunjungan rombongan Camat, Lurah dan staf dari Denpasar, Bali sejumlah 35 orang. Mereka berwisata bermain kano juga wisata kuliner,” ujar Sugiman.

Suasana Desa Wisata Banjoe Adji, Dusun Baran, Kalurahan Srigading, Kapanewon, Sanden, Kabupaten Bantul, DIY. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

Lebih lanjut Sugiman berharap, bahwa keberadaan Desa Wisata Banjoe Adji yang juga didukung dan diinisiasi oleh pemerintah kalurahan setempat ini, bisa menjadi lebih maju serta dapat memberikan manfaat bagi warga desa. Pihaknya juga lakukan kolaborasi dengan desa-desa wisata sekitar, dengan membuat paket-paket wisata untuk rombongan dan menginap.

“Selain bermain kano, wisatawan juga bisa bersepeda menikmati panorama keliling pedesaan, Jalan Lintas Selatan (JLS) sertai hamparan pantai selatan terdekat, seperti pantai Samas, pantai Pandansari, pantai Depok dan lainnya. Juga akan menyiapkan wisata dengan naik gerobag sapi. Dan semoga dari desa kami bisa bermunculan atlit-atlit olahraga kano kedepannya,” pungkasnya. (ted)