bernasnews — Mendengar kata jamu bagi orang awam, terutama anak-anak dalam tentu dalam benaknya adalah sesuatu yang tidak enak, meskipun jamu yang merupakan kearifan lokal dan buah karya leluhur tersebut diketahui untuk kesehatan tibuh atau seperti halnya obat jika menderita sakit.
Salah satu bahan jamu yang cukup dikenal adalah kunyit atu juga disebut kunir (nama ilmihanynya, Curcuma longa). Selama ini penggunaan kunyit hanya sebagai jamu tradisional atau bumbu dapur semata.
Kunyit dapat dibikin menjadi sebuah olahan yang berbeda berupa kue brownies oleh kelompok mahasiswa KKNR 8669 UNY, yang bertempat di Somodaran, Banyuraden, Gamping, Kabupaten Sleman. DIY. Mereka adalah Finda Triarsa, Anas Tri Yanati, Qothifah Nabila, Margaretha Echa Chrisnawati, Ervita Mutia Sari, Sekar Lestari, Kavita Diah Kusuma Astuti, Ananda Elya Riawan, Reyhan Kurniantoro dan Yuli Sulistiyono.
Finda Triarsa selaku Ketua KKNR 8669 UNY mengemukakan, bahwa pilihan pada kunyit tersebut lantaran memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. “Sehingga kami menginovasikanya menjadi makanan yang menarik untuk menambah UMKM variasi menu makanan jajanan pasar,” ujar Finda, saat menggelar kegiatan praktik bikin kue brownies, di Somodaran, beberapa waktu lalu.
Qothifah Nabila menambahkan, kandungan senyawa yang ada pada kunyit diantaranya kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin, yang berkhasiat untuk obat-obatan alami. Menurut mahasiswa prodi Pendidikan kimia FMIPA UNY tersebut, kunyit bermanfaat untuk anti peradangan, pencegahan kanker, meningkatkan fungsi hati, mengurangi resiko leukimia serta melindungi segala penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah.
Sementara, Penanggungjawab Program Kavita Diah Kusuma Astuti memaparkan cara pembuatan kue brownies. Menurutnya, berikut bahan yang dibutuhkan untuk membuat brownies kunyit, adalah tepung terigu serbaguna 70 gram, telur 4 butir, gula pasir 125 gram, SP 1 sendok teh, margarin 45 gram, baking powder setengah sendok teh, kunyit bubuk 1 sendok teh dan pewarna makanan kuning secukupnya.
Cara membuatnya siapkan loyang ukuran 20 cm x 20 cm yang sudah dialasi dengan kertas roti dan diolesi dengan margarin. “Sementara itu panaskan kukusan. Campurkan bahan kering seperti baking powder, tepung terigu dan bubuk kunyit,” terang mahasiswa prodi Pendidikan Tata Boga itu.
Margarin dilelehkan dan jika sudah dingin campurkan dengan pewarna makanan kuning. Dalam wadah lain campurkan telur, gula pasir dan SP lalu mixer hingga mengembang dan kental berjejak. Setelah adonan mengembang campurkan dengan bahan kering dan lelehan margarin secara bertahap, aduk hingga merata.
Masukkan dalam Loyang dan kukus selama 20 menit dengan api sedang ke besar. Setelah matang beri topping dengan cream dan keju atau sesuai selera. Brownies kunyit siap dihidangkan. “Untuk tingkat kemanisan dan rasa kunyit yang ada pada brownies itu bisa disesuaikan dengan selera. Apabila ingin lebih manis dan lebih strong rasa kunyitnya bisa ditambah lagi sesuai selera,” pungkas Kavita Diah Kusuma Astuti. (*/ ted)












