bernasnews – Kebersamaan yang guyub rukun dalam kehidupan masyarakat di tingkat paling rendah yakni Rukun Tetangga (RT) penting dilaksanakan dan dijaga. Karena dengan adanya hubungan yang baik antarwarga akan menciptakan suka cita penghuninya. Dengan suasana hati yang bahagia akan membantu kesehatan fisik maupun mental setiap orang.
Hal tersebut juga selalu diupayakan terwujud di RT 11 Perum Ambarketawang Indah (AKI), Dusun Mejing Wetan, Kelurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu kegiatan untuk menyatukan kebersamaan dan aspirasi dalam bermasyarakat adalah rapat urun rembug.
“Kita tetapkan setiap tanggal lima dalam bulan berjalan, kita kumpul bersama dalam rapat urun rembug warga perumahan RT 11 AKI. Terima kasih kepada ibu-ibu yang telah menyediakan aneka sajian enak dan sehat pada pertemuan ini,” kata Ketua RT 11 AKI Widianto Wahyudi dalam acara urun rembug perdana di Cakruk Café Coffee RT 11 AKI, Kamis (5/10/2023) malam.
Suasana dan pemandangan tempat urun rembug ini bagus. Berbagai lampu yang menerangi cakruk bernuansa seni menambah indahnya sarana publik ini. Di samping cakruk, ada kolam ikan dengan yang gemericik air. Di sebelah timur kolam ada pepohonan perindang dan aneka buah.
Didampingi pengurus RT Wiwid Heristianto (Sekretaris), Endang Supriantini dan Sisca Indriati (Bendahara), serta Rokip Mujiraharjo (Seksi Pembangunan), Wahyudi yang akrab dipanggil “Ayah RT” ini menyampaikan kegiatan RT yang sudah dilaksanakan dalam bulan September.
Kegiatan itu antara lain ronda malam dengan jimpitan uang Rp 1.000,-per rumah, kerja bakti warga yang diprogram dua bulan sekali, rencana renovasi open space yang akan dimulai Minggu (22/10), sampai penetapan personel Jaga Warga yakni Widianto Wahyudi, Wiwid Heristianto dan Rokip Mujiraharja.
Untuk renovasi open space ada wacana tawaran bantuan pendanaan dari beberapa calon legislatif di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat. Setelah dipertimbangkan dalam dialog, diputuskan tidak menerima tawaran tersebut dan program akan dikerjakan sendiri secara swadaya.
“Open space menjadi sarana kegiatan warga antara lain untuk senam ibu-ibu. Selama ini, mereka senam di jalan gang perumahan. Kalau ada mobil lewat, senamnya harus berhenti dulu. Kalau renovasi open spacenya jadi, dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan,” kata Rokip seraya tersenyum. (mar)












