bernasnews – Persoalan darurat sampah di Kota Yogyakarta yang terjadi sejak Juli lalu masih menjadi sorotan hingga kini. Hal tersebut lantas menuai sorotan oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Yogyakarta yang lantars mendesak Pemerintah Kota segera mengambil tindakan.
Sebanyak 9 kader PSI bersama Ketua DPD Kota Yogyakarta, Denny Irawan lantas menyampaikan petisi tentang problem sampah yang tak kunjung usai selama lebih dari 10 tahun kepada pemerintah Kota Jogja. Dalam kunjungan itu, mereka menyampaikan 3 poin terkait persoalan sampah kepada Pj Walikota yang didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.
“Pemerintah kota didesak untuk segera merealisasikan langkah-langkah penanganan yang bersifat lebih progresif dan komprehensif dan selambatnya dalam waktu 1 tahun ke depan untuk menyediakan sarana dan prasarana yang didukung dengan peralatan teknologi canggih untuk melakukan proses pengolahan dan daur ulang sampah dengan skala besar secara memadai,” ungkap Denny pada Senin (4/9/2023).

Poin lainnya ialah, mereka mendesak Pemkot untuk segera membentuk Tim Khusus Penanganan Sampah guna memastikan seluruh unsur aparatur yang ada di dalam Dinas Pemerintahan Kota Yogyakarta menjalankan tupoksinya. Hal ini lantaran persoalan sampah khususnya di Kota Yogyakarta kadung menjadi permasalahan sangat fundamental khususnya bagi citra wajah Yogyakarta.
“Diharapkan tidak ada lagi aktivitas atau pelaksanaan program pemerintah yang hanya bersifat seremonial atau formalitas di tengah masyarakat, dan apalagi membebankan solusinya hanya kepada masyarakat. Sebab penanganan masalah sampah ini harus dilakukan secara sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan dimana Pemerintah Daerah/Kota-lah yang memiliki wewenang dan tanggung jawab besar untuk memimpin penyelesaiannya bersama warga,” kata dia.
Selain itu, ia juga mendesak Pemerintahan Kota Yogyakarta beserta Dinas terkait di Kota Yogyakarta segera menjalankan semua aturan, kebijakan dan regulasi yang telah ada, bukan dengan cara-cara yang normatif namun secara lebih progresif, efektif dan efisien.
Menanggapi hal itu, Pj Wali Kota Singgih Raharjo menerima dengan sangat positif petisi dan menganggap hal itu sebagai masukan penting untuk jajarannya yang segera akan direspons dan ditindaklanjuti.











