News  

BKSN 2023 KAS : Allah Sumber Kasih dan Keselamatan

Umat Gereja Maria Assumpta Gamping, Sleman seusai mengikuti Misa Ekaristi, Sabtu (2/9/2023) malam melewati baliho Selamat Memasuki BKSN 2023. (Foto : Y.B. Margantoro/bernasnews)

bernasnews – Dalam Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2023 khususnya di wilayah Keuskupan Agung Semarang (KAS) umat diajak untuk semakin menghayati dan merasakan Allah sebagai sumber kasih dan keselamatan. Khusus di bulan September ini, dan sebaiknya juga bulan-bulan lainnya, umat Gereja lebih mendalami kitab suci.

Dalam homili pada Misa Ekaristi di Gereja Santa Maria Assumpta (GMA) Gamping, Sleman, DIY, Sabtu (2/9) sore Pastor Paroki RD Y. Nugroho Tri Sumartono, Pr. menekankan hal itu. “Sebagaimana dikatakan Yesus dalam bacaan Injil Mateus, manusia (dalam hal ini kepada Petrus) bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia. Melalui bacaan Kitab Suci, umat diajak belajar menghayati cara Allah berpikir.

Dalam BKSN, umat diajak untuk mengevalisasi diri yang berarti membawa Kabar Baik kepada segala tingkat kemanusiaan. Selanjutnya juga diajak untuk bertobat, menyelamatkan dan mempersatukan. Harapan selanjutnya, hidup kita akan menjadi semakin baik dalam menuju Sang Sumber Kasih dan Keselamatan,” kata Romo Nugroho.

Secara terpisah, Ketua Lingkungan Santo Mateus GMA Gamping L. Widodo kepada bernasnews mengatakan, seperti tahun lalu, umat di lingkungan ini juga mengadakan BKSN. Pertemuan empat kali dilaksanakan di dua blok yakni blok utara dan blok perumahan Ambarketawang. Pertemuan dilaksanakan setiap hari Selasa, dimulai pukul 19.00 WIB.

“Dipilih hari Selasa karena setiap tanggal 12 ada pertemuan Rolasan. Maka pertemuan BKSN lingkungan akan dilaksanakan pada tanggal 5, 12, 19 dan 26 September 2023. Khusus untuk Pendampingan Iman Remaja (PIR) akan diadakan pertemuan kitab suci tersendiri,” kata dia.

Nabi Yunus dan Yoel
Dalam buku panduan BKSN 2023 KAS, Ketua Umum Komisi Kitab Suci KAS Ignatius Adi Sapto Wibowo, Pr. mengemukakan, BKSN 2023 mengajak umat Gereja Katolik di Indonesia untuk tinggal dalam Kristus dengan merenungkan kembali sosok Allah, sang Sumber Kasih dan Keselamatan.

Bersama dengan Nabi Yunus dan Yoel umat diajak untuk merenungkan “Allah Sumber Kasih dan Keselamatan”, dengan ayat emas “Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia.”

Mengapa Nabi Yunus dan Yoel? Karena dalam pertemuan Lembaga Biblika Indonesia (LBI) 2021 umat Katolik di Indonesia diajak selama empat tahun sejak 2022 merenungkan pewartaan dari kedua belas nabi-nabi kecil dalam BKSN. Pada tahun 2022, umat mempelajari dan merenungkan pewartaan Nabi Amos dan Hosea, maka pada tahun ini pewartaan Nabi Yunus dan Yoel menjadi materi studi Kitab Suci dalam BKSN.

Ada empat tema dalam pertemuan BKSN 2023. Pertemuan pertama, Kasih Allah Menggerakkan Evangelisasi Diri. Pertemuan kedua, Kasih Alah Menggerakkan Pertobatan, Pertemuan ketiga, Kasih Allah Menyelamatkan. Pertemuan keempat, Kasih Allah Mempersatukan. (mar)