bernasnews –Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengajak seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Sleman untuk mengisi kemerdekaan dengan kontribusi prestasi di semua bidang tanpa limitasi.
“Saya juga mengajak masyarakat untuk memiliki rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan. Mari Sesarengan Mbangun Sleman. Dengan sumbangsih sekecil apapun sesuai peran dan fungsi kita dalam masyarakat, tentunya akan menjadi kontribusi yang luar biasa bagi kemajuan Kabupaten Sleman,” kata Kustini dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Ketua RT 11 Perumahan Ambarketawang Indah (AKI) Mejing Wetan, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, Widianto Wahyudi di open space setempat, Rabu (16/8/2023) malam.
Malam tirakatan tujuh belasan RT 11 AKI berlangsung dengan khidmat dan semarak. Dipandu MC Juan dan Frida Mayasari, acara demi acara berlangsung hingga dini hari. Dimulai menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu tujuh belasan, pembacaan teks Proklami oleh Deno Wijaya dan teks Pancasila oleh Nayla, potong tumpeng oleh Ketua RT 11 Widianto Wahyudi dan diberikan kepada Ketua RT lama Bintoro Mantjala Putra.
Kemudian rembug warga dipandu Widianto, Wiwid Heristianto dan Rokib Mujiraharja, dilanjutkan pentas seni, motivasi, doa, dan hiburan karaoke. Seluruh peserta malam tirakatan mengenakan seragam kaos merah putih bertuliskan Damai Itu Indah.
Ajakan untuk disiplin
Warga perumahan H. Dwi Iriyanto, CHt dalam renungan motivasi mengemukakan, selama ini disiplin lebih banyak dikaitkan dengan aturan dan waktu. Kendati sesungguhnya disiplin itu punya dimensi yang lebih dari itu. Setidaknya ada empat dimensi disiplin yang sangat layak kita tumbuhkan pada diri kita masing-masing.
Pertama, disiplin berpikir. Meliputi berpikir positif, berpikir kritis, dan berpikir kreatif. Dengan konsisten melakukan ketiga macam disipilin berpikir, kita dapat lebih berdaya.
Kedua, disiplin berkata atau menulis. Terdiri dari berkata atau menulis yang benar, yang santun, dan yang bermanfaat. Dengan konsisten melakukan ketiga disiplin berkata atau menulis, kita dapat lebih bermartabat.
Ketiga, disiplin bertindak. Meliputi bertindak merencanakan, bertindak melakukan, dan bertindak mengevaluasi. Dengan konsisten melakukan ketiga disiplin bertindak, kita dapat lebih produktif.
Keempat, disiplin berkebiasaan. Terdiri dari berkebiasaan memilih dan memilah, berkebiasaan mengulangi, serta berkebiasaan memertahankan. Dengan konsisten melakukan ketiga disiplin berkebiasaan, kita dapat lebih efektif.
“Mari kita wujudkan keempat dimensi disiplin tersebut pada diri kita lebih dulu, sebelum mengajak orang lain,” kata Dwi yang pernah menjadi Ketua RT 11 AKI. (mar)











