Penyanyi Jebolan IGT Mas Bejho, Ajak Penonton Galau Bersama Lagu Anyep

Mas Bejho, musisi jebolan IGT saat membawakan single barunya berjudul Anyep pada Minggu (13/8/2023). Foto: van/bernasnews

bernasnews – Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesia Got Talent (IGT) 2022, Waluyo membius penonton dengan single terbarunya berjudul Anyep. Pria yang akrab disapa Mas Bejho ini tampil dengan jubah hitam panjangnya yang mendukung nuansa lagunya yang mendayu-dayu.

Lagu berjudul Anyep yang baru dirilis pada 12 Agustus 2023 menceritakan tentang perjuangan seseorang dalam mempertahankan sebuah hubungan dan pada akhirnya menyerah, memilih melepas.

“Lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang berkali-kali disakiti pasangannya namun mencoba bertahan tapi akhirnya nggak kuat. Rasanya nggak karu-karuan jadi hambar,” ungkap Mas Bejho saat ditemui di Er-Qoss Cafe pada Minggu (13/8/2023) malam.

Bejho mengatakan, single ini merupakan single ketiga yang dirilisnya dalam waktu kurang dari setahun. Single pertamanya berjudul “Ikhlasku” yang rilis pada bulan Desember 2022. Dan single kedua “Mundur Alon-Alon pada bulan Februari 2023.

Musisi jebolan Indonesia Got Talent 2022, Mas Bejho saat menceritakan perjalanan karir di dunia musik. Foti: van/bernasnews

Menemukan Kebahagiaan di Dunia Musik

Tenar lewat jalur IGT 2022 rupanya membuat Mas Bejho merasa masih belum cukup. Dirinya terus unjuk kemampuan menyanyi lewat berbagai karya-karya baru.

“Pas waktu pandemi memang nggak ada kerjaan bingung. Terus pas itu ada teman punya studio ngajak bikin cover lagu. Terus aku main gitar dan main lagu yang aku bikin sendiri. Terus bikin dan direkam,” ungkapnya menceritakan awal ceritanya menekuni musik.

Diakuinya, sejak kecil memang Bejho sebetulnya memiliki ketertarikan di dunia musik. Hanya saja memang hal itu belum pernah diseriusi.

“Dari kecil aku suka nyanyi. Cuma dulu keluarga belum tahu kayak ini (bakatnya) mau dikemanain kayak anak zaman sekarang yang diarahin,” ungkapnya.

Hingga akhirnya tanpa sengaja dari sebuah momen ‘gabut’ dirinya iseng membuat karya yang akhirnya jadi single pertama yang dibawakan di ajang IGT.

Pada setiap penampilannya, Bejho konsisten membawakan dengan kostum yang nyentrik. Ada yang menggunakan jubah kain panjang, ada yang menggunakan sayap hingga rok terinspirasi dari kurungan ayam.

“Aku sebelumnya sebagai make up artis dan punya temen desainer jadi banyak dapat inspirasi. Yang pasti aneh-aneh itu jujur menutupi kekuranganku di vokal. Karena jujur semua serba otodidak aku sadar diri suara pas-pasan maka aku merasa harus ada sesuatu yang diunggulkan,” kata dia.

Bejho mengatakan, ke depannya ia akan terus menekuni dunia musik. Menurutnya, musik membuatnya bahagia dan seakan lebih menemukan jiwanya.

“Yang pasti lebih serius, serius banget. Akan bener-bener aku seriusi. Ketika aku di stage, aku merasa lupa semuanya. Senang banget pokoknya. Dari karya itu aku juga ingin membawa hal unik tentang Yogyakarta dengan bahasa Jawa. Dan pastinya aku tetap akan belajar vokal,” kata dia.