305 BEPers Ikuti Latihan Gabungan Regional Ke-2 Senam ON OG BEP se-Wilayah DIY

Sesi foto bersama para pelatih BEP yang hadir dalam acara Latihan Gabungan Regional Ke-2 Senam ON OG BEP se-Wilayah DIY, bertempat di Taman Olahraga Masyarakat (TOM), di Kampus Universitas Negeri Yogyakarta, Minggu (30/7/2023). Foto: Istimewa.

bernasnews — Perkumpulan Komunitas BEP Seluruh Indonesia (PKBSI) Wilayah DIY menggelar kegiatan Latihan Gabungan Regional Ke-2 Senam ON OG BEP se-Wilayah DIY, bertempat di Taman Olahraga Masyarakat (TOM), di Kampus Universitas Negeri Yogyakarta, Minggu (30/7/2023).

Hadir dalam kegiatan itu, 12 rumah sehat dengan pelatih dan BEPers sebanyak kurang lebih 305 peserta. Juga dihadiri oleh Ketua PKBSI Pusat Prof Dr Ir. Suharningsih, Ketua PKBSI Wilayah DIY Ir. Gatot Saptadi serta Ketua KORMI DIY Arif Noor Hartanto, S.IP.

Dalam sambutannya Ketua PKBSI Wilayah DIY Ir. Gatot Saptadi mengemukakan, bahwa pengurus siap untuk mefasilitasi berupa bantuan avokasi dan pelatihan-pelatihan bagi seluruh anggota. Kedua, pengurus juga mefasilitasi pengadaan kartu anggota.

“Monggo bagi anggota yang belum mempunyai kartu berwarna merah, pengurus siap untuk memproses,” kata dia.

Lanjut Gatot Saptadi menjelaskan, yang ketiga perlu peningkatan kualitas melalui ON OG serta ToT atau training of trainer bagi yang ingin meningkatkan diri menjadi pelatih. “Kami butuh dukungan dari rumah sehat-rumah sehat serta seluruh anggota BEP selurhnya,” tandas Gatot Saptadi.

Sementara itu, Ketua KORMI DIY Arif Noor Hartanto, S.IP menjelaskan, bahwa pada tahun 2023 ini satu dari sepuluh orang Indonesia termasuk kategori warga senior atau lansia. Sementara nanti di tahun 2050, satu dari lima peduduk Indonesia termasuk warga senior atau lansia.

“Sekarang wanita usia 76 tahun dan pria 72-73 tahun merupakan angka harapan hidup, tetapi sebagian di antaranya itu untuk kualitas angka harapan kesehatannya baru 65-66 tahun. Jadi ada yang berusia panjang tapi diantaranya 68 tahun, namun mungkin menderita sakit,” ujar Arif Noor

Ketua PKBSI Pusat Prof Dr Ir. Suharningsih, Ketua PKBSI Wilayah DIY Ir. Gatot Saptadi serta Ketua KORMI DIY Arif Noor Hartanto, S.IP (berjaket) bersama pengurus dan pelatih foto bersama. (Foto: Istimewa)

Menurut Arif, yang penting bukan karena angka harapan hidup saja tapi juga angka harapan dimana kita bisa hidup dengan sehat, tanpa sakit atau tanpa obat. Maka PORMI dengan sungguh-sungguh melalui kerjasama dengan Pemda DIY tahun yang akan datang, olahraga masyarakat khusunya untuk warga senior atau lansia harus mendapatkan perhataian dari pemerintah daerah.

“Juga untuk induk – induk olahraga yang semacam ini. Sedangkan untuk anak-anak SMP, SMA, SMKA akan digalakkan kembali SKJ (Senam Kesegaran Jasmani),” ungkap Arif Noor Hartanto, yang juga sebagai Sekretaris PMI DIY.

Latihan Gabungan Regional Ke-2 Senam ON OG BEP se-Wilayah DIY tambah semarak karena dimeriahkan dengan musik organ tunggal, dengan semangat ‘dari kita untuk kita’ para pengurus, pelatih dan anggota unjuk kebolehan dengan menyayi dan menari. (ted)