bernasnews – Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Kelayakan Kosakata Daerah untuk Pemerkayaan Kosakata dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) di Hotel Grand Rohan Jogja, Banguntapan, Bantul, DIY, Rabu-Kamis (26-27/7/2023).
Ratun Untoro, M.Hum dan Nuryantini dari Balai Bahasa DIY mengemukakan, cara kerja DKT ini peserta sebagai narasumber membandingkan kosakata daerah yang telah dikumpulkan dengan KBBI.
“Narasumber memilih kosakata daerah yang layak masuk ke dalam KBBI dan yang tidak layak. Kriteria kosakata daerah layak masuk dalam KBBI adalah unik, makna atau konsepnya belum ada dalam KBBI, eufonik, seturut kaidah dalam Bahasa Indonesia, frekuensi penggunaan tinggi, dan berkonotasi positif.
Kosakata daerah yang tidak layak masuk ke dalam KBBI adalah kosakata yang tidak memenuhi salah satu atau semua kriteria tersebut. Tidak menutup kemungkinan bagi masing-masing narasumber mengusulkan kosakata baru yang belum ada dalam daftar kosakata yang dibagikan sesuai dengan abjad. Hasil pekerjaan masing-masing narasumber dikumpulkan dalam bentuk fail cetak atau fail lunak,” kata Ratun kepada bernasnews di kantornya, Jumat (21/7).
Menurut dia, ada 15 orang yang dilibatkan dalam DKT pemerkayaan kosakata ini dari berbagai ikalangan, termasuk dari Balai Bahasa DIY. Mereka dibagi dalam tiga kelompok tugas dengan tiga pembahas yakni Ratun Untoro, M.Hum., Mulyanto, M.Hum., dan Noor Hadi, M.Pd.
Lima puluh nama permainan
Ada 50 nama permainan yang direkomenfasikan oleh Balai Bahasa DIY. Di antaranya adalah Acik, Ancak-Ancak Alis, Andhok, Angkrek, dan sebagainya.
Acik adalah permainan tradisional yang dilakukan oleh dua orang atau lebih, berdiri pada batas tertentu dan bergiliran melemparkan sabit agar menancap di tanah.
Ancak-Ancak Alis adalah permainan tradisional Yogyakarta. Dua pemain membentuk terowongan dengan menyatukan tangan di atas, kemudian pemain lainnya berbaris berputar memasuki terowongan sembari menyanyikan lagu Ancak-Ancak Alis yang diikuti dengan pertanyaan tentang tahapan pertanian, berfungsi sebagai pengenalan tentang proses menanam padi.
Andhok adalah istilah dalam permainan dakon ketika biji kecik terakhir jatuh di sawah kosong (mati)
Angkrek adalah alat permainan tradisional berbentuk seperti boneka, terbuat dari bahan kardus, diberi tangkai dari bambu dan diberi benang sebagai pengait. Cara memainkannya benang ditarik-tarik sehingga boneka tersebut dapat bergerak-gerak. (mar)











