bernasnews – Pengentasan kemiskinan masih menjadi salah satu pekerjaan rumah yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman.
Wakil Bupati Sleman sekaligus ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Sleman, Danang Maharsa mengatakan salah satu upaya yang perlu dilakukan ialah melalui pemutakhiran data kemiskinan.
Menurutnya, pemutakhiran data kemiskinan sangat penting untuk efektivitas sasaran program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial.
“Diharap 1.212 padukuhan dan 86 kalurahan semuanya melaksanakan musduk/muskal sesuai petunjuk teknisnya, serta pengumpulan hasil Musyawarah Padukuhan (Musduk) dan Musyawarah Kalurahan (Muskal) sesuai jadwal yang ditentukan,” ujar Danang.
Sebagai persiapan program pemutakhiran data kemiskinan di Kabupaten Sleman, Pemkab Sleman melalui Dinas Sosial Kabupaten Sleman mengadakan acara sosialisasi petunjuk teknis Musduk dan Muskal pada Senin (17/7).
Acara sosialisasi ini dilakukan kepada perwakilan 86 Desa se-Kabupaten Sleman. Kepala Dinas Sosial, Mustadi mengatakan bahwa untuk mencapai kualitas data yang akurat, pelaksanaan musyawarah nantinya harus melibatkan berbagai unsur yang ada di lingkungan masing-masing.
“Dengan dukungan semua pihak, diharapkan bisa mendapatkan kualitas data yang baik,” ujar Mustadi.












