Olahan Daging Ayam Omega: Digoreng, Direndang, Diopor Tetap Empuk dan Nyuss

Salah satu kuliner berbahan olahan daging ayam omega. (Nuning Harginingsih/ bernasnews)

bernasnews — Kuliner pada saat Lebaran adalah identik dengan ketupat dan lauknya opor ayam. Kebutuhan daging ayam jelang lebaran tentu akan naik secara signifikan dan hal ini juga akan berdampak pada kenaikan harga.

Adapun sumber daging ayam untuk konsumsi berasal dari dua jenis varian yakni ayam bukan ras (buras) ayam kampung dan ayam jenis ras, salah satunya penghasil daging adalah ayam broiler.

Kekinian muncul satu lagi varian ayam pedaging yakni Ayam Omega, yang dikembangkan oleh Agromega Farm Healthy Food Center. Jenis ayam sehat yang mengandung Omega 3, Omega 6, dan Omega 9, serta bebas vaksin kimia, rendah lemak, dan tinggi protein sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan gizi.

“Ayam Omega berbasis ayam broiler, yang dibudidayakan dengan pola umbaran, tanpa vaksin kimia, dan dioptimasi dengan litter (alas kandang) yang terintegrasi dengan pengolahan limbah organik, sehingga litter tersebut mampu memberikan tempat hidup ayam yang sesuai dengan ekosistemnya sekaligus menghasilkan mikroba sebagai pakan ayam untuk memenuhi kebutuhan gizi ayam,”papar Lutfi, Staf Agromega Farm Healthy Food Center, beberapa waktu lalu.

Beberapa karyawan dan wartawan bernasnews berkesempatan diberi sampel daging ayam omega untuk dimasak sesuai selera masing-masing di rumah, diantaranya ada yang memasak ayam goreng ala fried chicken, goreng bacem, rendang ayam, serta opor.

Sementara testimoni atas olahan ayam omega dari beberapa awak media tersebut apabila disimpulkan ada yang menarik yaitu, cita rasa daging kesat dan empuk serat daging seperti daging ayam kampung, tidak berbau obat-obatan. “Daging ayam omega empuk, dimasak ala apa saja cocok seperti dimasak semur, digoreng, digulai, dan dibikin rica-rica tetap enak dan nyuss,”ungkap Bambang Darmadi, Wartawan Senior, yang juga mentor dan konsultan bisnis.

Daging ayam omega telah dikemas dalam plastik dan bermerek. (Foto: Dok.bernasnews)

Dihubungi di tempat terpisah, Lutfi menambahkan, bahwa produksi yang kemarin daging ayam omega menjadi besar karena usianya melebihi masa panen (berkisar 50 hari), masa panen yang ideal adalah 35 hari. Sementara daging ayam omega ini bisa dibeli di Outle Omega Healthy Chicken Sumir, Jalan Sewoan Indah, Prancak, Glondong Dukuh, Bantul. Tepatnya belakang Kampus ISI Yogyakarta.

“Bagi kelompok tani atau komunitas yang ingin mengembangkan ternak ayam omega ini, Agromega Farm Healthy Food Center pun telah persiapkan trainning dan pendampingan hingga panen,”imbuh Lutfi, Selasa (18/4/2023).

Perlu diketahui, Agromega Farm Healthy Food Center merupakan salah satu unit bisnis pengembangan makanan sehat, bagian dari Amarta Multi Corporation (AMC) Grup, yang berpusat di Jalan Patangpuluhan, No. 26, Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta. (ted)