Siap Digelar, LP3K Beberkan Syarat Lomba Pesparani Kabupaten Sleman I 2023

Ilustrasi paduan suara gereja. Foto: pixabay

bernasnews – Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Pesparani Katolik (LP3K) Kabupaten Sleman kini telah membuka Pendaftaran bagi para kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Kabupaten Sleman I. Event perdana Pesparani di Kabupaten Sleman ini bakal digelar pada 24 Juni 2023 mendatang.

Ketua LP3K Kabupaten Sleman, F. Bambang Sigit Sulaksono mengatakan kegiatan Pesparani Kabupaten Sleman I atau yang perdana ini bakal mengusung tema Bersama Membangun Persaudaraan Wujudkan Iman Sejati. Tema tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Bambang berharap besar bahwa agenda Pesparani Kabupaten Sleman I ini bisa menggemakan sekaligus mewujudkan Sleman sebagai rumah bersama dan juga memperkokoh kedamaian.

Dalam lomba Pesparani Kabupaten Sleman I ini, ada sejumlah kategori yang diperlombakan. Kategori tersebut diantaranya paduan suara gerejani, menyanyikan mazmur, bertutur kitab suci dan cerdas cermat rohani. Panitia penyelenggara pun telah menentukan sejumlah persyaratan yang nantinya akan dinilaikan saat pelaksanaan.

Beberapa perlombaan ada yang membagi dalam kategori usia diantaranya anak, remaja dan dewasa. Khusus untuk anak, perlombaan bisa diikuti oleh mereka yang berusia 7 hingga 13 tahun. Kemudian usia remaja 14 sampai 17 tahun dan dewasa berusia 18 tahun ke atas. 

Adapun persyaratan yang diajukan untuk kategori paduan suara ialah mendaftar sesuai dengan kategori rentang usia. Selain itu, peserta lomba juga beragama Katolik yang dibuktikan dengan kutipan Surat Baptis berdomisili di paroki asal kontingen (dibuktikan dengan Surat Keterangan Pastor Paroki). Kemudian syarat lainnya peserta diwajibkan mengenakan seragam.

Sementara untuk syarat lomba menyanyikan mazmur, peserta wajib mendaftar sesuai dengan kategori usia, beragama Katolik dan berdomisili di paroki setempat serta wajib mengenakan busana liturgi.

Lalu untuk lomba Bertutur Kitab Suci, peserta diharuskan berasal dari Paroki setempat, berusia antara 6 – 12 tahun, beragama Katolik yang dibuktikan dengan kutipan Surat Baptis dan Surat Keterangan Pastor Paroki setempat.

Selanjutnya untuk lomba cerdas cermat rohani mengharuskan tiap paroki mengirimkan 1 regu beranggotakan 3 orang untuk dua kategori yakni SD dan SMP. selain itu peserta juga diharuskan mengenakan seragam dan tanda pengenal.

Untuk saat ini, Bambang menyebut bahwa pihaknya telah merangkul kurang lebih 14 paroki yang ada di Kabupaten Sleman untuk terlibat dalam kegiatan ini. Besar harapannya gereja paroki yang ada di Sleman bakal terlibat dalam kegiatan positif ini.

“Besar harapan kami agar Romo berkenan mengirimkan perwakilan dari paroki untuk terlibat dalam Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Kabupaten Sleman,” ungkapnya.