bernasnews – Kabupaten Sleman bisa dikatakan menjadi wilayah yang subur bagi pembinaan sepak bola. Ketua Umum Askab PSSI Sleman, Wahyudi Kurniawan menyebut bahwa Kabupaten Sleman memiliki cukup banyak fasilitas dalam pengembangan olahraga tak terkecuali sepak bola.
Bagaimana tidak, dukungan tempat serta fasilitas yang menunjang pengembagan sepak bola bisa dimanfaatkan di Sleman. Hal ini didukung mulai dari fasilitas infrastruktur, sumber daya manusia, pelatih dan klub yang tersedia secara lengkap.
Dengan adanya hal itu, ia berharap banyak agar hal baik ini dapat menjadi sumber kekuatan untuk Kabupaten Sleman.
“Kita memiliki semuanya, infrastruktur, sumber daya manusia, pelatih sampai klub-klub akademi. Semoga Sleman juga bisa menjadi tanah yang subur untuk pembinaan sepak bola Indonesia,” ujar Wahyudi Kurniawan dalam kongres tahunan Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Sleman Minggu (6/11).
Senada dengan Wahyudi, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyatakan bahwa warga Sleman patut berbangga daerah mereka memiliki banyak fasilitas pendukung terutama untuk persepakbolaan. Saat ini, Kabupaten Sleman sudah memiliki 3 sport center yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Namun pada tahun 2023 mendatang, ditargetkan ada 6 sport center yang bisa difungsikan untuk menunjang semangat olahraga terutama untuk dunia sepak bola di Sleman.
“Mudah-mudahan, kekompakan, kerjasama yang bagus ini bisa kita pertahankan untuk menyongsong kompetisi, pertandingan di tahun 2023. Insya Allah dengan adanya kongres ini bisa menjadi bahan evaluasi bersama. Yang baik kita pertahankan, yang belum mari kita diskusikan (solusinya) bersama,” harap Danang.
Tak mengherankan besar pula harapan Ketua Umum Asprov PSSI DIY, Ahmad Syauqi Soeratno. Menurutnya, sepak bola tetap harus berjalan sebagai salah satu bentuk pembinaan karakter bangsabdan ia menilai Sleman dapat menjadi kiblat Askab di DIY apabila dapat mempertahankan konsistensi dan kedisiplinan.
“Mari kita jaga semangat ini, pertahankan kedisiplinan sehingga Sleman bisa menjadi kiblat Askab di DIY,” kata Ahmad. (nun/van)












