BERNASNEWS.COM – Ajang balap motor bergengsi dunia World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB pada November 2021 ini ditargetkan dihadiri 25.000 penonton. Target tersebut bisa tercapai bahkan terlampaui mengingat penggemar olahraga balap motor di Indonesia sangat besar dan Indonesia baru pertama kali menggelar ajang bergengsi tingkat dunia itu.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, ajang balap motor World Superbike (WSBK) yang akan digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok itu akan menjadi momen untuk menarik wisatawan mancanegara maupun nusantara.
Tiket menonton ajang bergengsi tersebut akan dijual lebih awal untuk memudahkan pengaturan kedatangan penonton dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini dilakukan agar ajang balap motor bergengsi itu tidak menjadi klaster baru penyebaran virus corona.

Menurut Sandiaga Uno yang dikutip Bernasnews.com dalam keterangannya di stasiun Metrotv, Selasa 9 November 2021, harga tiket masuk menonton WSBK Sirkuit Mandalika bervariasi. Untuk hari pertama harga tiket sebesar Rp 150 ribu, hari kedua Rp 200.000 dan hari ketiga sebesar Rp 300.000.
Sirkuit Mandalika dengan panjang lintasan 4,31 kilometer dengan 17 tikungan dan memiliki kapasitas 200.000 penonton dibangun dengan menghabiskan dana Rp 1,3 triliun. Sirkuit yang berada di Desa Kuta, Mandalika, Lombok, NTB itu menggunakan aspal stone mastic dengan kualitas standar internasional.

Pada Minggu, 7 November 2021, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau kesiapan Sirkuit Mandalika untuk menggelar ajang balap World Superbike 2021 ini dan MotoGP tahun 2022 tersebut. Peninjauan dilakukan bersama Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah, Pangdam IX/Udy, Kapolda NTB, Bupati Lombok Tengah, Forkompimda, Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), Managing Director Mandalika Grand Prix Association (MGPA). (lip)











