BERNASNEWS.COM — Menelusuri geliat wisata malam Alun alun Kidul (Alkid) kagungan dalem Kraton Yogyakarta semenjak mulai aktif kembali telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, meskipun sementara kegiatan sehari-hari guna pariwisata masih dibatasi. Pagi; jam 06:00 – 10:00 WIB, Sore dan Malam; jam 16:00 – 20:00 WIB.
Beberapa gerai kuliner kekinian kian marak tumbuh ikut mengadu keberuntungan di tanah lapang milik kraton yang telah masuk sebagai ikon wisata malam di Kota Yogyakarta. Salah satu di antaranya adalah hadirnya Shoppu Ramen yang berusaha menghadirkan kuliner dari Jepang dengan harga yang terjangkau dengan konsep kaki lima.

“Ramen merupakan semacam mie, penggemarnya cukup banyak terutama anak-anak muda milineal. Dari segi cita rasa dan penampilannya sangat menarik. Namun sayangnya seolah-olah kuliner khas negeri Sakura ini dianggap menjadi kuliner yang mahal,” ungkap Abi Kusworo pemilik Shoppu Ramen kepada Bernasnews.com, Minggu (30/8/2020).
Menurut Abi Kusworo, padahal dengan sedikit modifikasi kuliner Jepang ini dapat disajikan dengan harga yang cukup terjangkau bagi saku pelajar dan mahasiswa. Penggunaan gerobak angkringan kalau di Jepang disebutnya Yatai, bertujuan untuk menciptakan suasana yang santai untuk menikmati ramen. “Menu yang tersedia sementara baru Shoyu Ramen dan Misi Ramen, serta aneka olahan seafood,” jelas Abi pemilik Shoppu Ramen yang mengaku buka baru dua malam, di Alkid, Kraton Yogyakarta.
Aneka macam kuliner kekinian tersebut ada di sisi timur
lapangan Alkid, sebelah selatan pintu Jalan Langenastran Kidul. Pertumbuhan
usaha kuliner Alkid ini pun menjadi pematik ide oleh Pemuda Langenastran,
Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, untuk mengembangkan potensi
wilayahnya.
Kampung Langenastran merupakan kampung yang langsung terkait
dengan keberadaan Alun alun Kidul (Alkid) juga sebagai pintu masuk para
wisatawan menuju Alkid. “Sehingga hal tersebut menjadikan peluang untuk lebih
memberdayakan warga Langenastran. Pada tanggal 20 Agustus 2020 didirikanlah FoodCourt Kampung Langenastran,” terang
Dedit Ketua Pemuda Langenastran, melalui whatsapp.
FoodCourt atau pusat jajanan serba ada Kampung Langenastran, menempati di pinggiran tembok Alun alun Kidul sisi timur, tepatnya di Jalan Langenastran Kidul (Selatan). “Keberadaan FoodCourt Kampung Langenastran selain bisa menggerakan perekonomian warga. Juga setidaknya mengurangi beban kepadatan Alkid setiap malamnya,” imbuh Y. Sri Susilo, tokoh Kampung Langenastran, di tempat terpisah.
Tokoh kampung yang juga seorang dosen di perguruan swasta ternama di Yogyakarta itu, mengingatkan, kepada para pelaku pariwisata di Alkid dan wisatawan agar tetap melaksanakan protokol dengan konsisten. “Adaptasi Kebiasaan Baru dalam berwisata dengan 3M yaitu, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tegas Y. Sri Susilo. (ted)











