News  

Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kolam Ikan Bantul, Polisi Ungkap Riwayat Penyakit Korban

Seorang pria ditemukan meninggal dunia mengambang di kolam ikan di Bantul (Linangkung)

bernasnews.com – Seorang pria berinisial BAN (54) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengambang di sebuah kolam ikan di kawasan Ngentak, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Jumat (24/7) sekitar pukul 17.45 WIB.

Penemuan tersebut menggegerkan warga dan langsung memicu laporan kepada pihak kepolisian.

Peristiwa itu bermula dari kecurigaan warga setelah menemukan sebuah telepon seluler yang tertinggal di gubuk dekat kolam.

Dugaan semakin menguat ketika sepeda milik korban masih terparkir di lokasi yang biasa digunakan korban untuk beristirahat.

Suasana yang semula tenang di sekitar kolam berubah menjadi ramai. Warga berdatangan setelah kabar penemuan jenazah menyebar, sementara petugas segera mengamankan lokasi agar proses pemeriksaan dapat berlangsung tanpa gangguan.

Ponsel yang Tertinggal Menjadi Petunjuk Awal

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang sedang memberi makan kambing di kandang sebelah timur kolam.

Sebelumnya, saksi mendapat informasi dari warga lain mengenai adanya telepon seluler yang tertinggal di gubuk dekat kolam. Karena mengetahui sepeda korban masih berada di lokasi, saksi kemudian berinisiatif mencari keberadaan BAN.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri jalan setapak yang membelah area kolam. Saat itulah saksi menemukan tubuh korban sudah mengambang di permukaan air.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga sekitar dan petugas keamanan Perum Bonatopas. Informasi kemudian diteruskan ke Polsek Banguntapan untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi

Personel Polsek Banguntapan bersama jajaran kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan.

Area tempat kejadian perkara diamankan untuk kepentingan olah TKP. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.

Tidak lama berselang, ambulans dari RS Harjolukito tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah menuju rumah sakit guna menjalani pemeriksaan sesuai prosedur.

Hasil Pemeriksaan Awal

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada dugaan tindak pidana.

Keterangan para saksi kemudian diperkuat dengan informasi dari keluarga korban, termasuk anak korban, yang menyampaikan bahwa BAN memiliki riwayat penyakit epilepsi.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi serta keterangan saksi dan anak korban, diketahui bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Pihak keluarga juga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan,” ujar Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Sabtu (25/7/2026).

Penanganan Berlangsung Sesuai Prosedur

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan, kepolisian menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dan hinggga Sabtu (25/7/2026), polisi memastikan proses penanganan kasus telah berjalan sesuai prosedur.

Pemeriksaan lokasi, keterangan saksi, serta hasil pemeriksaan awal tidak mengarah pada adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Kronologi Singkat Penemuan Korban

Adapun berikut adalah kronologi dari penemuan korban tersebut.

WaktuPeristiwa
Sekitar 17.45 WIBWarga mengetahui ada ponsel tertinggal di gubuk dekat kolam
Setelah ituSaksi melihat sepeda korban masih berada di lokasi
Pencarian dilakukanKorban ditemukan mengambang di permukaan kolam
Sesaat kemudianWarga melapor kepada petugas keamanan dan Polsek Banguntapan
Malam hariPolisi melakukan olah TKP dan jenazah dievakuasi ke RS Harjolukito

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga sekaligus menjadi pengingat bahwa kondisi kesehatan yang memiliki risiko kambuh sewaktu-waktu memerlukan perhatian khusus, terutama saat beraktivitas seorang diri di lokasi yang berpotensi membahayakan. (ef linangkung)