News  

Jogja Dialog Bisnis: Bisnis dan Jasa Pengamanan Tersertifikasi

Suasana

bernasnews — Keterkaitan antara bisnis dan jasa pengamanan tersertifikasi sangat erat dan krusial, terutama dalam menciptakan lingkungan operasional yang aman, kondusif, dan kredibel. Demikian dikemukakan oleh GKR Mangkubumi (Ketua Umum KADIN DIY) pada saat membuka acara “Jogja Dialog Bisnis”, berlangsung di Poenakawan Café dan Gallery, Yogyakarta, Senin (27/4/2026)

Acara yang diselenggarakan oleh ABUJAPI (Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia) DIY dan KADIN DIY tersebut diberi tajuk “Mengapa Bisnis Anda Butuh Jasa Pengamanan Tersertfikasi?

“Acara ini menghadirkan narasumber di antaranya, Robby Kusumaharta, Wakil Ketua Umum Koordinator 1 KADIN DIY; Ni Made Dwipanti Indrayanti, Sekretaris Daerah DIY, dan Kombes (Pol). Bagio Hadi Kurniyanto, Direktur Pembinaan Masyarakat Polda DIY,” kata Y. Sri Susilo, WKU Bidang Kominfodigi KADIN DIY, di sela-sela acara.

Selaku moderator adalah Rommy Heryanto, Wakil Ketua Umum Bidanf Revitalisasi Vokasi, SDM dan Ketenagakerjaan KADIN DIY. Peserta yang hadir sekitar 100 orang yang mewakili Pengurus ABUJAPI DIY, KADIN DIY, PEMDA DIY dan perwakilan dari dunia bisini seperti Perbankan, Pariwisata, Rumah Sakit, Industri Pengolahan dan sebagainya.

“Jasa pengamanan tersertifikasi (Badan Usaha Jasa Pengamanan/BUJP) memberikan jaminan profesionalisme, kompetensi, dan kepatuhan hukum yang tidak dimiliki oleh pengamanan swadaya atau tidak terlatih,” jelas Salva Yurivan Saragih, Ketua Umum BPD ABUJAPI DIY.

Menurut Saragih, jasa pengamanan tersertifikasi menyediakan personel satpam profesional dengan sertifikasi resmi (Gada Pratama, Madya, Utama) dan BUJP yang diakui Polri untuk perkantoran, pabrik, hotel, dan residensial. Layanan ini menjamin kompetensi keamanan, kepatuhan hukum, serta manajemen risiko melalui standar ISO 9001:2015 dan OHSAS 18001:2007

Sementara, ABUJAPI didirikan pada 14 Februari 2006, organisasi ini merupakan wadah resmi bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengamanan (security service) di Indonesia.

“ABUJAPI bertujuan membina profesionalisme, meningkatkan standar keamanan, serta menjadi mitra Polri dalam pengawasan usaha jasa pengamanan,” ungkap Saragih.

Pada bagian lain, Kombes (Pol.) Bagio Hadi Kurniyanto menjelaskan, bahwa keterkaitan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan ABUJAPI adalah hubungan kemitraan strategis dalam bidang keamanan swakarsa (PAM Swakarsa).

Menurutnya, ABUJAPI membantu Polri dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), khususnya di lingkungan tempat anggota ABUJAPI bertugas. Singkatnya, ABUJAPI membantu Polri dalam menertibkan dan meningkatkan profesionalisme jasa pengamanan.

“Sementara Polri memberikan legitimasi dan pembinaan terhadap anggota ABUJAPI,” ujar Kombes (Pol) Bagio Hadi Kurniyanto.

Semetara itu, Ni Made Dwipanti Indrayanti berharap pelaku usaha di DIY menggunakan jasa Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) DIY. Menurutnya, menggunakan jasa BUJP lokal DIY berarti membangun fondasi ekonomi lokal. Ini bukan sekedar pilihan operasional, melainkan strategi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pemda DIY bersama pemangku kepentingan menukung terwujudnya ekosistem keamanan yang terintegrasi,”ungkap Indrayanti. Ini berarti aspek keamanan menjadi keunggulan daya saing utama. “Membangun DIY sebagai destinasi wisata, pendidikan dan investasi yang aman, nyaman dan terpercaya,” tegas Sekretaris Daerah DIY.

Dalam kesempatan tersebut, Robby Kusumaharta menekankan, bahwa dunia usaha sangat membutuhkan jasa pengamanan. Jasa pengamanan profesional merupakan aspek krusial yang tidak boleh diabaikan oleh bisnis, baik skala besar maupun kecil, untuk melindungi aset, karyawan, dan menjaga kelangsungan operasional.

Menurut Robby, kolaborasi antara dunia usaha dengan usaha jasa pengamanan (BUJP). Kolaborasi tersebut merupakan kemitraan strategis yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan terpercaya.

“Cakupan kolaborasi dari berbagai aspek, mulai dari penyediaan personel keamanan fisik hingga teknologi pengamanan siber,” tandas Robby, yang juga pengusaha senior. (*/ ted)