News  

Peringati Hari Air Sedunia, PDAM Tirta Sembada Sleman Gelar Edukasi Air Baku menjadi Air Minum

Direktur PDAM Tirta Sembada Sleman beserta tamu undangan meninjau sungai Bedog sebagai sumber air baku. (Nuning Harginingsih/ bernasnews)

bernasnews — Air merupakan kebutuhan dan hak asasi manusia yang sangat penting untuk kelangsungan hidup. Oleh karena itu, PDAM Tirta Sembada Sleman menggelar acara edukasi mengenai  sumber air  baku, proses pengolahan serta pelayanan air minum.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret, bertempat di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bedog Unit Pelayanan Sidomoyo, di Padukuhan Nglarang, Tlogoadi, Mlati, Kabupaten Sleman, DIY, pada Rabu (8/4/2026).

Hadir pada acara tersebut  Lurah Tlogoadi, Ketua Ikatan Forum Pelanggan, Ketua Forum Disabilitas Kalurahan Sendangadi, Perangkat Kalurahan Tlogoadi, Perwakilan organisasi perempuan, Pejuang lingkungan dan Peduli Air dan Sanitasi, perwakilan pelanggan PDAM, Organisasi Remaja dan Mahasiswa.

Dalam sambutannya Direktur PDAM Tirta Sembada, B Edy Nugroho S.E.,M.M mengemukakan, bahwa tujuan  dari acara ini selain memperingati Hari Air Sedunia juga untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran  masyarakat akan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber air baku.

“Hari Air Sedunia mengangkat tema “Water and Gender“, dengan pesan kuatnya “Where Water Flies, Equality Grows“. Di mana air mengalir kesetaraan tumbuh,”ungkap Edy.

Ia menyadari di banyak tempat beban untuk menyediakan air bersih bagi keluarga seringkali masih bertumpu di pundak kaum perempuan. Edy percaya bahwa ketika akses air bersih mengalir lancar hingga ke setiap rumah, tidak hanya  memberikan kesehatan  tetapi juga memberikan waktu dan kesempatan bagi perempuan untuk berkembang, belajar dan berkarya.

Direktur PDAM Tirta Sembada Sleman sedang memberikan sambutan. (Nuning Harginingsih/ bernasnews)

“Inklusivitas dalam  akses air  adalah tanggungjawab kita bersama dan kesetaraan bukan hanya  soal siapa yang menggunakan air tetapi  juga tentang keterlibatan semua pihak dalam menjaga kedaulatan sumber daya  dan air kita,” imbuh Edy.

Di akhir sambutannya Edy berharap untuk terus  meningkatkan pelayanan  yang inklusif, adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat karena bila air mengalirdengan adil maka kesejahteraan  akan tumbuh bagi kita semua. “Lestarikan airnya, sejahterakan rakyatnya,” tandas Edy.

Acara ini selain edukasi, juga diadakan game bagi para tamu yang hadir, serta berkeliling di lokasi IPA  untuk melihat proses pengolahan air dari mulai pengambilan air baku di sungai Bedog, yang diproses sampai menjadi air bersih dan disalurkan ke rumah – rumah.

Sementara air baku yang dimanfaatkan oleh PDAM Tirta Sembada berasal dari berbagai sumber, antara lain sungai Bedog, sungai Konteng, sungai Opak, sungai Denggung dan dari mata air Umbul wadon yang berada di Cangkringan. Juga dari sumber air dangkal dan sumber air dalam yang ada di setiap Unit IPA. (nun)