News  

Aktivitas Penerbangan Bandara YIA 2026 Pulih Signifikan Pasca Covid-19, Turun Tipis dari 2025

Ilustrasi Bandara YIA, Kulon Progo, DIY (Foto: Istimewa)

bernasnews – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menunjukkan pemulihan signifikan setelah pandemi Covid-19.

Namun, data terbaru memperlihatkan adanya penurunan tipis jika dibandingkan dengan capaian operasional pada tahun 2025.

General Manager Bandara YIA, Rully Artha, menyampaikan bahwa aktivitas penerbangan saat ini meningkat jauh dibandingkan periode awal operasional sebelum pandemi.

Peningkatan tersebut mencerminkan pulihnya mobilitas masyarakat serta pergerakan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Perbandingan Aktivitas Penerbangan 2019, 2025, dan 2026

Data operasional bandara menunjukkan perbedaan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 17 Maret 2019, Bandara YIA melayani 12 pergerakan pesawat dengan total 1.007 penumpang.

Angka tersebut menjadi gambaran kondisi awal operasional bandara sebelum pandemi Covid-19 memengaruhi sektor transportasi udara.

Enam tahun kemudian, pada 17 Maret 2025, aktivitas penerbangan meningkat tajam. Bandara YIA mencatat 102 pergerakan pesawat dengan total 16.160 penumpang.

Memasuki 17 Maret 2026, aktivitas penerbangan masih berada pada level tinggi dengan 96 pergerakan pesawat dan 14.235 penumpang.

Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas penerbangan tetap berada pada tingkat yang relatif stabil, meskipun terdapat sedikit penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, dibandingkan kondisi tahun 2019, Bandara YIA mencatat peningkatan hingga sekitar 800 persen untuk jumlah pergerakan pesawat dan sekitar 1.322 persen untuk jumlah penumpang.

Penurunan Tipis Dibanding Tahun 2025

Meski menunjukkan pemulihan signifikan, pihak pengelola bandara mencatat adanya penurunan tipis jika dibandingkan dengan data tahun 2025.

Rully Artha menjelaskan bahwa jumlah pergerakan pesawat turun sekitar 8 persen, sedangkan jumlah penumpang berkurang sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Menurutnya, perubahan tersebut masih berada dalam batas yang wajar dan dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal.

“Tren ini tetap menunjukkan bahwa sektor penerbangan sudah pulih secara signifikan, meskipun masih menghadapi tantangan untuk mencapai stabilitas penuh,” kata Rully.

Aktivitas Penerbangan 18 Maret 2026

Data terbaru pada 18 Maret 2026 menunjukkan aktivitas penerbangan di Bandara YIA tetap tinggi.

Bandara mencatat 50 pesawat datang dengan jumlah penumpang mencapai 8.830 orang. Sementara itu, sebanyak 51 pesawat berangkat dengan total 5.715 penumpang.

Dengan demikian, total pergerakan pesawat pada hari tersebut mencapai 101 penerbangan dengan jumlah penumpang sebanyak 14.545 orang.

Angka tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat melalui transportasi udara masih berada pada tingkat yang cukup tinggi.

Dampak terhadap Pariwisata dan Ekonomi

Peningkatan aktivitas penerbangan di Bandara YIA turut mencerminkan meningkatnya mobilitas wisatawan menuju Yogyakarta.

Pergerakan wisatawan yang kembali meningkat memberikan dampak pada sektor ekonomi daerah, termasuk industri perhotelan serta usaha mikro, kecil, dan menengah.

Ke depan, pengelola Bandara YIA menyatakan akan terus meningkatkan layanan serta memperkuat konektivitas penerbangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas operasional sekaligus mengantisipasi kemungkinan perubahan permintaan perjalanan pada masa mendatang. (Eln)