News  

InJourney Gelar Pelatihan IHH 2025, Diikuti 120 Peserta dari Pokdarwis se-Kemantren Kraton

Foto bersama dari Tim InJouney dan Tamu Undangan, usai pembukaan Pelatihan IHH 2025, di Kelurahan Patehan, Kemantren Kraton, Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Sebagai upaya bersama mendorong kebangkitan dan penciptaan pariwisata yang berkualitas, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko berkolaborasi dengan PT Angkasa Pura Indonesia sebagai member PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) menyelenggarakan pelatihan Injourney Hospitality House (IHH) 2025. dengan tema “Menghadirkan Keramahan Khas Indonesia untuk Dunia”.

Kegiatan dengan tema “Menghadirkan Keramahan Khas Indonesia untuk Dunia”, diikuti oleh 120 peserta, yang merupakan penggiat pariwisata nJeron Benteng, bertempat di nDalem Pakuningratan, Jalan Polowijan, Ngasem, Kelurahan Kadipaten, Kemantren Kraton, Yogyakarta, tanggal 2 – 4 Desember 2025.

Acara tersebut dibuka oleh Destantiana Nurina selaku Corporate Secretary Group Head, dan dihadiri oleh Ikke Yutiane, CSR & General Service Department Head Regional 4, Perwakilan dari Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Forkompintren Kemantren Kraton, Lurah dan Ketua Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) se-Kemantren Kraton.

Dalam sambutannya, Lurah Patehan Gunawan Sigit Putranto, SH selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tamu undangan dan para peserta yang telah hadir. Juga pada PT Taman Wisata Candi (TWC) yang telah memberikan pendampingan khususnya untuk perkeembangan pariwisata dan budaya di Kelurahan Patehan.

“Pihak TWC memberikan target peserta yang cukup luar biasa sebesar 120 orang. Awalnya secara pribadi kami ragu apabila hanya untuk keluarahan kami saja (Patehan) bisa memenuhi atau tidak? Akhirnya kami mohon izin untuk menggandeng Pokdarwis lain yang ada di Kemantren Kraton,” ujarnya, saat acara pembukaan, Selasa (2/12/2025)

Alhamdulillah kuota dapat terpenuhi 120 orang dari gabungan para pelaku wisata yang ada di nJeron Beteng dari tiga kelurahan yang ada di Kemantren Kraton. Walaupun mayoritas dari pelaku wisata yang ikut sejumlah 60 orang dari Patehan, selebihnya dari Keluarahan Panembahan dan Kadipaten,” lanjut Gunawan.

Suasana pembukaan pelatihan IHH 2025 oleh InJourney, di Kelurahan Patehan. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

Menurutnya, Kelurahan Patehan di tahun 2023 pernah meraih juara satu untuk kategori inovasi produk dan marketing kampanye sadar wisata di tingkat Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Kemudian tahun 2025, pada 7 Oktober mendapat predikat juara satu Lomba Kampung Wisata, kategori paket wisata.

“Ini semangat dari teman-teman Kampung Wisata Tamansari dan Pokdarwis Patehan. Kami juga mohon doa restu agar dalam waktu mendatang dapat meraih predikat lagi. Pasalnya sudah masuk 14 besar kampung wisata, tinggal mneyisihkan yang tujuh kami bisa meraih salah satu kategori,” tandas Gunawan.

Lurah Patehan juga menyampaikan permohonan kepada TWC maupun InJourney untuk memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan tentang wisata budaya serta mengandengkan dengan link-link wisata yang lainnya agar pariwisata di wilayahnya semakin besar semakin mendunia, bisa membawa nama harum Kemantren Kraton di kancah internasional.

Sementara itu, Destantiana Nurina mengemukakan bahwa program IHH ini merupakan program CSR dan merupakan kegiatan yang ke-24, pada tahun 2025. Kegiatan IHH semacam ini telah dilakukan sejak tahun 2023. Menurut Nurina, dari 24 kegiatan IHH telah diikuti oleh sejumlah peserta 2.220 orang, yang telah menerima manfaat dari kegiatan ini.

“Harapan kami dari kegiatan-kegiatan ini kedepan kita dapat berkolaborasi untuk mengembangkan ekosistem parawisata berkelanjutan. Semoga kegiatan ini juga bermanfaat bagi pengembangan usaha dan pariwisata bapak ibu para peserta IHH,” ujarnya.

Usai acara pembukaan IHH 2025 di Kelurahan Patehan oleh Destantiana Nurina, acara ditutup dengan pemberian cinderamata untuk segenap tamu undangan dan foto bersama. (ted)