Program Baru, Apa Itu KJP Try Out? Simak Cara Mendapatkan dan Manfaatnya

Ilustrasi apa itu KJP try out? Simak manfaat dan cara mendapatkannya. (Freepik.com)

bernasnews – Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan dengan meluncurkan program KJP Try Out, sebuah inisiatif baru yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan akademik siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), khususnya bagi peserta didik kelas XII Sekolah Menengah Atas.

Program ini secara resmi diresmikan oleh Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Pramono Anung, di Jakarta Timur pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Langkah ini menjadi wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kesetaraan akses pendidikan serta memastikan bahwa siswa dari keluarga prasejahtera memiliki peluang yang sama untuk bersaing di ujian masuk perguruan tinggi.

Apa Itu KJP Try Out?

KJP Try Out merupakan program latihan ujian berbasis komputer yang digagas oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur dengan dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, serta bekerja sama dengan Naiju Academy sebagai mitra pelaksana teknis.

Tujuan utama program ini adalah untuk mendorong para penerima Kartu Jakarta Pintar agar memiliki kesiapan akademik setara dengan siswa lainnya, sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengenal bentuk soal dan sistem ujian perguruan tinggi yang sebenarnya.

Dengan adanya program ini, para siswa diharapkan dapat lebih percaya diri saat menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun ujian mandiri yang diadakan oleh berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Jadwal dan Mekanisme Pelaksanaan

Program KJP Try Out dijadwalkan berlangsung sebanyak lima kali pelaksanaan, mulai dari Oktober 2025 hingga Februari 2026. Setiap sesi akan melibatkan dua jenis ujian utama, yaitu:

  1. Tes Potensi Skolastik (TPS): mengukur kemampuan berpikir logis, penalaran kuantitatif, serta pemahaman bacaan dan tulisan.
  2. Tes Literasi: menilai kemampuan siswa dalam memahami teks dan konteks akademik.

Pelaksanaan try out dilakukan di sekolah masing-masing dengan memanfaatkan laboratorium komputer dan jaringan internet yang sudah tersedia. Seluruh proses ujian menggunakan sistem berbasis digital agar siswa terbiasa dengan pola ujian modern seperti yang diterapkan dalam ujian masuk perguruan tinggi.

Jumlah Peserta dan Tahapan Pelaksanaan

Mengutip informasi dari laman resmi timur.jakarta.go.id, tahap perdana KJP Try Out telah diikuti oleh 472 siswa dari enam Sekolah Menengah Atas di wilayah Jakarta Timur.

Kegiatan peluncuran dihadiri oleh 286 siswa dan 34 kepala sekolah, menandai dimulainya gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan menengah di ibu kota.

Untuk tahap berikutnya, pemerintah provinsi menargetkan sebanyak 3.304 siswa dari 40 Sekolah Menengah Atas negeri akan berpartisipasi dalam program ini.

Tidak hanya itu, program juga akan diperluas lagi pada Februari 2026 dengan penambahan lebih dari 3.000 peserta baru, sehingga cakupan try out ini semakin luas dan inklusif.

Insentif bagi Peserta Berprestasi

Sebagai bentuk apresiasi terhadap siswa berprestasi, Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta menetapkan bahwa 20 peserta dengan nilai tertinggi dari KJP Try Out akan mendapatkan kesempatan mengikuti program bimbingan intensif bersama pengajar profesional dari Naiju Academy.

Program lanjutan ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga wadah pembinaan akademik khusus bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga penerima Kartu Jakarta Pintar.

Pemerintah daerah juga berencana memperluas kemitraan dengan berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta sektor swasta untuk memastikan bahwa program ini bisa berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak siswa di seluruh wilayah Jakarta.

Manfaat Program KJP Try Out

Program KJP Try Out bukan sekadar latihan ujian biasa. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh berbagai manfaat nyata, antara lain:

  • Meningkatkan kepercayaan diri sebelum mengikuti ujian perguruan tinggi.
  • Mengasah kemampuan akademik melalui latihan soal yang menyerupai ujian resmi.
  • Memperluas wawasan belajar, karena siswa belajar beradaptasi dengan sistem ujian berbasis komputer.
  • Memberi evaluasi objektif terhadap kemampuan akademik masing-masing peserta.
  • Mendorong semangat belajar dengan adanya hasil try out yang bisa dipantau secara langsung oleh siswa dan pihak sekolah.

Dengan sistem pemantauan hasil yang transparan, para peserta dapat mengetahui kelemahan dan keunggulan mereka secara detail, sehingga bisa mempersiapkan strategi belajar yang lebih efektif untuk ujian selanjutnya.

Komitmen Pemerintah terhadap Pendidikan Inklusif

Program KJP Try Out merupakan bagian dari program kerja Wali Kota Jakarta Timur di bidang pendidikan, khususnya untuk mendukung para penerima Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus).

Inisiatif ini memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pendidikan yang inklusif, adil, dan berkeadilan sosial. Harapannya, seluruh siswa tanpa memandang latar belakang ekonomi dapat mengembangkan potensi diri dan berpeluang meraih pendidikan tinggi.

Peluncuran KJP Try Out menjadi tonggak baru dalam upaya Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta membangun generasi muda yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi masa depan akademik.

Melalui program ini, ribuan siswa penerima Kartu Jakarta Pintar kini memiliki sarana untuk mengukur kemampuan akademik mereka secara lebih terarah, sekaligus mendapatkan pendampingan belajar yang komprehensif.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pihak swasta, KJP Try Out diharapkan dapat menjadi model pelatihan ujian yang berkelanjutan dan menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.

***