Yayasan Pembangunan Catur Sakti Gelar Wisuda Pawiyatan Pranatacara dan Pamedharsabda Angkatan IV Tahun 2025

bernasnews — Yayasan Pembangunan Catur Sakti kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya Jawa dengan sukses menyelenggarakan Wisuda Pawiyatan Pranatacara & Pamedharsabda Angkatan IV.  Acara tersebut berlangsung khidmat bertempat di Pendopo Kalurahan Trirenggo, Kabupaten Bantul, pada hari Jumat, 3 Oktober 2025.

Sebanyak 29 peserta diwisuda sebagai tanda kelulusan mereka dalam pelatihan Master of Ceremony (MC) dan ahli pidato dalam tradisi Jawa. Para lulusan ini telah menyelesaikan serangkaian materi intensif yang dibimbing oleh lima Dwija (pengajar, red) yang merupakan para penggiat dan ahli budaya Jawa di wilayah Yogyakarta.

Acara wisuda ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, menegaskan dukungan komunitas terhadap inisiatif budaya ini. Tamu undangan yang hadir meliputi Ketua Paguyuban Macapat Sekar Tamansari, perwakilan Perangkat Kalurahan Trirenggo, Ketua STIKIP Catur Sakti dan Pembantu Ketua II, serta Ketua Senat Akademik.

Dalam sambutannya, Ketua STIKIP Catur Sakti, Dr. Jumarudin, M.Pd. menyampaikan pesan mendalam agar para wisudawan turut serta secara aktif melestarikan budaya Jawa. Menurutnya, peran seorang pranatacara dan pamedharsabda (MC dan pembicara adat Jawa) dinilai sangat penting dalam menjaga keberlangsungan upacara dan tradisi Jawa di tengah modernisasi.

“Peran seorang pranatacara dan pamedharsabda sangat penting dalam menjaga keberlangsungan upacara dan tradisi Jawa di tengah modernisasi,” kata Dr. Jumarudin, M.Pd, dalam keterangan tertulisnya, yang dikirim ke Redaksi bernasnews, Selasa (7/!0/2025).

Peserta Wisuda Pawiyatan Pranatacara & Pamedharsabda Angkatan IV Tahun 2025. (Foto: Istimewa)

Pada bagian lain Ketua Umum Yayasan Pembangunan Catur Sakti, Danang W. Adityatama, S.T., M.Eng., mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran dan kesuksesan angkatan keempat ini. Pihaknya juga berharap agar program pelatihan budaya ini semakin sukses dan berlanjut di masa depan.

“Kami berharap kedepannya, semakin banyak peserta yang mengikuti Pawiyatan Pranatacara dan Pamedharsabda ini,” ujarnya.

“Kami ingin lulusan dari Pawiyatan ini tidak hanya mahir dalam seni berbicara, tetapi juga menjadi individu yang bermanfaat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar dalam konteks pelestarian dan pengembangan budaya Jawa.” Tandas Danang.

Wisuda ini menjadi momentum penting dalam upaya Yayasan Pembangunan Catur Sakti untuk mencetak generasi baru yang terampil dalam tata cara berbicara dan berbusana adat Jawa, sekaligus menjembatani warisan leluhur dengan kehidupan modern. (*/ ted)