bernasnews – Perseteruan antara Salsa Erwina dan Ahmad Sahroni kian memanas usai tantangan debat terbuka ditolak.
Di tengah isu intimidasi, sosok suami Salsa yang berprofesi sebagai ahli kecerdasan buatan (AI) di Denmark pun ikut jadi sorotan publik.
Nama Salsa Erwina Hutagalung, diaspora Indonesia yang menetap di Denmark, mendadak menjadi buah bibir masyarakat Indonesia setelah terlibat perseteruan dengan anggota DPR RI, Ahmad Sahroni.
Konflik keduanya bermula dari kritik Salsa terhadap pernyataan Sahroni yang menyebut desakan pembubaran DPR sebagai “mental orang tolol sedunia”.
Pernyataan tersebut dianggap merendahkan rakyat dan memicu reaksi keras dari publik. Tidak tinggal diam, Salsa menantang Wakil Ketua Komisi III DPR itu untuk melakukan debat terbuka mengenai tunjangan dan kinerja DPR. Ia bahkan mengusulkan agar debat dilakukan dengan juri profesional berskala internasional demi menjaga objektivitas.
Sayangnya, tantangan itu ditolak oleh Ahmad Sahroni. Melalui unggahan Instagram Story, ia menuliskan bahwa dirinya tidak ingin meladeni ajakan tersebut dengan nada sarkastis:
“Ane gak akan ladenin orang yang ajak debat ane. Ane mau bertapa dulu biar pinter, karena ane masih bloon. Ane masih bego,” tulis Ahmad Sahroni dikutip bernasnews dari Instagram pribadinya, @ahmadsahroni88.
Isu Intimidasi Keluarga di Pamulang
Konflik ini semakin memanas ketika Salsa mengunggah pernyataan mengejutkan melalui Instagram pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Ia mengaku mendapat informasi dari wartawan bahwa ada tim yang disebut-sebut berafiliasi dengan Ahmad Sahroni mendatangi kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, tempat keluarga besarnya tinggal.
“Aku dapat laporan dari wartawan bahwa tim Ahmad Sahroni sudah bergerak ke Pamulang. Pamulang itu tempat keluargaku, jadi aku minta jangan ada intimidasi sedikit pun,” tulisnya.
Salsa menegaskan, ia tidak akan tinggal diam jika keluarganya sampai ditekan oleh pihak mana pun. Dengan tegas ia menulis: “Ahmad Sahroni, sampai kamu berani intimidasi keluargaku atau ada intimidasi dari teman-teman di parlemen atau pemerintah, aku habisin kalian.”
Unggahan itu langsung menyita perhatian warganet. Banyak yang menilai bahwa situasi ini sudah keluar dari ranah perdebatan gagasan menjadi isu personal yang menyentuh ranah keluarga.
Suami Salsa Erwina Jadi Sorotan
Di tengah kisruh politik ini, warganet justru penasaran dengan sosok suami Salsa Erwina. Dalam unggahan Instagram Story, Salsa bercerita bahwa sang suami selalu menunjukkan kepedulian yang besar terhadap dirinya.
“Beruntung banget punya support dari suamiku ini, dia adalah manusia paling khawatir sedunia,” tulis Salsa.
Menurutnya, meski biasanya suaminya mudah panik setiap kali dirinya sakit, kali ini ia justru memberikan dukungan penuh agar Salsa tetap berani bersuara. Sang suami disebut sebagai seorang ahli kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang kini menetap di Denmark.
Tidak hanya itu, ia juga memiliki jejaring pertemanan internasional, terutama dengan profesional asal Iran yang bergerak di bidang teknologi informasi. Berkat jaringan tersebut, suaminya ikut membantu mengamankan akun media sosial Salsa dari potensi peretasan.
Salsa bahkan membagikan pesan penyemangat dari suaminya: “Lawan! Perjuangkan negaramu, jangan sampai jadi negara gagal kayak negaraku.”
Ahmad Sahroni Dimutasi dari Komisi III DPR
Di sisi lain, Partai NasDem memutuskan untuk melakukan rotasi jabatan di tubuh fraksinya. Berdasarkan surat resmi bernomor F.NasDem.758/DPR-RI/VIII/2025, Ahmad Sahroni kini tidak lagi menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Ia dipindahkan menjadi anggota Komisi I DPR yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi, dan informatika.
Keputusan ini ditandatangani oleh Ketua Fraksi Partai NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat, serta Sekretaris Fraksi Ahmad Sahroni sendiri.
Pihak NasDem menegaskan bahwa rotasi tersebut merupakan hal yang lumrah dan tidak berkaitan langsung dengan polemik ucapannya. Namun, publik menilai mutasi ini tidak bisa dilepaskan dari gelombang kritik yang sedang mengarah kepadanya.
Kontroversi antara Salsa Erwina dan Ahmad Sahroni menunjukkan bagaimana dinamika politik bisa dengan cepat meluas hingga menyentuh kehidupan pribadi.
Tantangan debat yang tidak direspons, tuduhan intimidasi terhadap keluarga, hingga munculnya sorotan pada kehidupan rumah tangga Salsa membuat isu ini semakin kompleks.
Sosok suami Salsa yang ternyata berprofesi sebagai ahli kecerdasan buatan di Denmark menjadi warna baru dalam perbincangan publik.
Kehadirannya yang memberikan dukungan moral kuat menambah dimensi emosional dalam konflik yang awalnya hanya berkaitan dengan ucapan seorang politisi.
***












