bernasnews – Warga Pandak Bantul geger saat melihat motor gadis cantik asal Kulon Progo menabrak bokong bus Isuzu di simpang empat lampu merah Jodog, Gilangharjo, Pandak, Bantul. Peristiwa itu terjadi pada Senin, 7 Juli 2025 pukul 18.00 WIB ketika lalu lintas padat menjelang maghrib.
AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana selaku Kasi Humas Polres Bantul menyampaikan, pengendara motor bernama Nineng Sri Rahayu (26) asal Bunder, Banaran, Galur, Kulon Progo, melaju dari timur ke barat.
Nineng mengendarai Honda Beat nopol AB 5302 YL sendirian. Polisi memastikan motor itu menabrak bagian belakang sebelah kiri bus yang sedang berhenti menunggu lampu hijau untuk belok kanan.
“Bus itu berhenti karena lampu APILL menyala Merah. Pengendara motor kurang hati-hati,” ungkapnya.
Bus Isuzu bernopol DK 7325 FD yang dikemudikan Agus Tri Haryanto (55) warga Trimurti, Srandakan, saat itu berhenti di lampu merah Jodog. Sopir bus tetap menahan laju kendaraan di lajur kanannya.
Namun tiba-tiba suara dentuman keras membuat penumpang bus terkejut. Mereka mendengar suara benturan dari arah belakang bus.
Petugas segera mendatangi lokasi setelah warga melapor ke polisi. Petugas melihat Honda Beat milik Nineng ringsek pada bagian depan. Warga menolong Nineng yang terkapar di aspal dengan luka cukup serius. Tim medis membawa Nineng ke RS UII untuk mendapat perawatan intensif.
AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menegaskan, kecelakaan bermula ketika bus berhenti di lampu merah, sementara Nineng melaju dari arah timur tanpa sempat mengerem hingga menabrak bodi belakang kiri bus.
“Bus berhenti karena lampu merah. Motor dari belakang menabrak bagian kiri belakang bus,” kata Jeffry.
Polisi mencatat bus hanya mengalami goresan pada bodi belakang sebelah kiri, sedangkan motor Honda Beat milik Nineng rusak parah. Bagian depannya ringsek menekuk hingga setang motor miring. Petugas mengamankan kedua kendaraan ke Unit Laka Polres Bantul untuk penyelidikan lebih lanjut.
Warga sekitar menyebut Nineng mengendarai motor dengan kecepatan sedang. Namun mereka menduga Nineng kurang waspada saat mengurangi kecepatan mendekati lampu merah.
“Motornya langsung nyelonong nabrak bokong bus, suaranya keras banget,” kata Sardi, salah satu saksi mata di lokasi.
Polisi mengimbau pengendara motor untuk selalu menjaga jarak aman, terlebih saat melaju di jalur ramai menjelang lampu merah.
“Kami mengingatkan agar pengendara tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan,” tegas Jeffry. (el)











