News  

Beringharjo Official Store, Permudah dalam Beli Produk di Pasar Rakyat dan UMKM

Pasar Beringharjo salah satu ikonnya wisata belanja tradisional Kota Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bisnis Dinas Perdagangan  bekerja sama dengan marketplace Tokopedia meluncurkan (launching) program penjualan produk di akun Beringharjo Official Store (BOS).

Program ini sebagai upaya mengoptimalkan penjualan produk pasar rakyat dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) secara online melalui akun BOS di beberapa marketplace untuk memberi kemudahan bagi masyarakat untuk membeli produk-produk pasar rakyat dari mana saja dan kapan saja secara online khususnya di Pasar Beringharjo, Yogyakarta.

Kepala UPT Pusat Bisnis Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Agung Dini Wahyudi Soelistyo mengemukakan, bahwa optimalisasi akun toko (Beringharjo Official Store) masih terus berjalan. Dengan adanya BOS tersebut harapannya jangkauan promosi dan penawaran produk pasar rakyat di Kota Yogyakarta akan semakin luas.

“Saat ini ada 117 produk pasar rakyat dan UMKM di Kota Yogyakarta yang dijual di BOS, di marketplace Tokopedia. Jumlah itu adalah produk yang sudah lolos kurasi atau penilaian kelayakan standar produk. Misalnya, produk makanan minimal harus ada sertifikasi seperti pangan industri rumah tangga dan halal,” ungkap Agung, dilansir dari Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta.

“Produk tersebut berasal dari 32 pedagang pasar rakyat dan UMKM Kota Yogyakarta. Produk yang dijual antara lain fashion, perlengkapan ibadah, kerajinan, makanan dan minuman, sayur segar, aksesoris serta produk lokal Kota Yogyakarta seperti gudeg kaleng,” bebernya.

Menurut Agung, sejak diluncurkan pada 22 Mei 2025, sejumlah produk BOS di Tokopedia sudah terjual. Misalnya gula aren jahe namun belum banyak. Pasalnya belum lama diluncurkan sehingga akan dilakukan optimalisasi akun toko BOS dengan promosi dan perluasan ke marketplace Tik Tok Shop.

“Penjualan belum terlalu banyak lantaran masih baru launching dan perlu optimalisasi di iklan terutama. Produk yang menarik terutama makanan dan minuman kemasan khas yang ada di Pasar Beringharjo, seperti abon dan gula jahe,” kata dia.

“Selain Tokopedia dan Tik Tok Shop, di manaPemkot Yogyakarta sebelumnya sudah ada kesepakatan bersama dengan Tokopedia. Rencana pada tahun depan BOS juga akan memperluas di marketplace Shopee,” tambah Agung.

Dikatakan, saat ini masih promosi untuk mengenalkan toko Beringharjo Official Store (BOS) lebih luas. Pihaknya juga akan join beberapa program yang ada di ecommerce seperti harbolnas, dan diskon tanggal cantik serta akan ajak perbankan mitra-mitra Dinas Perdagangan untuk memberikan cashback dan promo pembelian di toko BOS.

Dalam hal ini UPT Pusat Bisnis Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta melalui BOS adalah membantu sebagai operator. Tidak hanya kurasi produk, tapi juga memfoto produk secara proper dan memasukan ke akun BOS.

Karena sebagian pedagang memiliki keterbatasan dalam literasi digital. Barang yang masuk order, lalu dipesankan ke pedagang. Selanjutnya pedagang mengemasnya dengan baik sesuai produk masing-masing. Setelah itu produk diantar ke Kantor BOS di UPT Pusat Bisnis Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta guna diberi label dan resi, kemudia dikirimkan ke kurir pengiriman barang.

Beringharjo Official Store (BOS) memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bisa membeli produk dari pasar rakyat khususnya Pasar Beringharjo. “Menjadi pilihan toko online yang kita jamin produk maupun kualitasnya. Terkait harga yang kompetitif maupun bebas ongkir akan mengikuti program promosi yang akan kita lakukan,” ujar Agung Dini Wahyudi Soelistyo. (ted)