News  

Danang Maharsa Berikan Arahan kepada 60 Peserta Program Kersaku Sembada, Bukti Keseriusannya dalam Pengentasan Kemiskinan di Sleman

Suasana tes kesehatan bagi peserta Program "Kersaku Sembada". (Foto: Istimewa)

bernasnews – Isu badai pemutusan hubungan kerja (PHK) menyeruak bermunculan secara nasioanal akhir-akhir ini. Kekhawatiran akan isu PHK tersebut juga melanda di DIY, namun justru pemerintah Kabupaten Sleman melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Sleman menyiapkan program berupa “Kersaku Sembada”,  Kerja Sambil Kuliah di PT Chemco Haparan Nusantara bagi anak lulusan SLTA sederajat yang berkependudukan Kabupaten Sleman.

Program “Kersaku Sembada” telah berlangsung dan berdasarkan hasil penyeleksian sebanyak 60 orang dinyatakan lolos seleksi, yang kemudian dilaksanan tes kesehatan bagi peserta serta diberikan pembekalan oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang sekaligus ketua TKPK Kabupaten Sleman di Pendopo DPRD Kabupaten Sleman, Senin (1/7/2024).

Dalam kesempatan itu, Danang Maharsa ingin memastikan keinginan dan tekat para peserta untuk bisa mandiri, untuk bersungguh-sungguh mengikuti program kerja sambil kuliah bagi lulusan SMA/SMK, yang ada di Kabupaten Sleman. Ia juga memberikan arahan semangat kepada peserta yang lolos untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti program tersebut.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa sekaligus Ketua TKPK Kabupaten Sleman saat memberikan arahan. (Foto: Istimewa)

“Program ini belum tentu ada di kabupaten lainnya. Kita harus bersyukur Kabupaten Sleman diberikan kesempatan untuk bisa bekerjasama dengan PT. Chemco. Kami berharap adik – adik semuanya bersungguh-sungguh,”ucap Danang, dalam keterangan yang dikirim ke bernasnews.

Danang Maharsa juga memastikan, bahwa perumusan program tersebut telah sungguh-sungguh dipertimbangkan mulai dari teknis pekerjaannya, asrama untuk anak-anak, serta uang saku yang nantinya akan didapatkan.

“Saya telah memastikan semuanya, tidak mungkin kita abai tentang nasib anak-anak ketika berangkat ke sana nantinya. Saat ini sarjana belum tentu langsung dapat pekerjaan. nah program ini selain anak-anak nanti bekerja nanti juga bisa sambil kuliah agar dapat gelar sarjana,” ucap Danang.

Lebih lanjut Danang Maharsa juga menekankan, bahwa adanya program ini juga sebagai upaya dalam rangka memutus mata rantai kemiskinan yang ada di Kabupaten Sleman, dikarenakan sebagian besar peserta yang lolos berasal dari kalangan keluarga tidak mampu.

“Inilah komitmen kami akan terus berupaya menghilangkan kemiskinan di Kabupaten Sleman. Salah satu caranya adalah memberikan lapangan pekerjaan. Jika masyarakat semuanya kerja saya yakin angka kemiskinan bisa kita turunkan,” ungkap Danang.

Seusai memberikan arahan, kemudian selanjutnya semua peserta yang lolos dilakukan tes kesehatan bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Sleman. (*/ nun)