Gayeng Nikah Bareng di Kandang Kambing, Sebagai Saksi Nikah Bupati Bantul

Penampakkan pasangan calon pengantin sembari menuntun kambil menuju kandang yang dijadikan tempat perhelatan acara Nikah Bareng Gayeng bertajuk ‘Lebaran Haji Wis Duwe Bojo Guys’, yang dilaksanakan bertempat di Asia Goat Farm, Jalan Keongan-Jogroho, Dukuh, Kapanewon Sabdodadi, Kabupaten Bantul, DIY, Selasa (4/6/2024). Foto: Istimewa.

bernasnews —  Gelaran diawali dengan prosesi kirab 4 pasang calon pengantin dengan membawa poster bertuliskan Semangat Para Pengantin se-Indonesia untuk Berkurban, Kami Para Pengantin siap cetak generasi Pancasilais, Cintai Lingkungan Bersih sampah seperti Engkau  mencintai-ku, dan sebagainya. Begitulah penampakkanNikah Bareng Gayeng bertajuk ‘Lebaran Haji Wis Duwe Bojo Guys’, yang dilaksanakan bertempat di Asia Goat Farm, Jalan Keongan-Jogroho, Dukuh, Kapanewon Sabdodadi, Kabupaten Bantul, DIY, Selasa (4/6/2024).

Gelaran tersebut dalam rangka momentum Bulan Pancasila, Hari Lingkungan Hidup seDunia dan Idhul Adha 1445 H, persembahan FORTAIS (Forum Ta’aruf Indonesia) Sewon, Bantul, DIY dan Asia Goat Farm Sabdodadi, Bantul didukung KUA Bantul, MUA (make up artis) Jogja, Paguyuban Pranatacara Yogyakarta (PPY) DPD Bantul.

Ketua FORTAIS Indonesia & Nikah Bareng Nasional H. RM. Ryan Budi Nuryanto, SE menjelaskan, bahwa diambil tempat ijab di peternakan kambing ini mengandung filosofi agar para pengantin mempunyai semangat syiar untuk mengajak berkurban sekaligus mencintai lingkungan dan nantinya dapat berwirausaha dalam membina rumah tangga ke depannya. ”Juga menjadi garda terdepat dalam membantu masyarakat di sekitarnya untuk menuju Indonesia Emas,” ucap H RM. Ryan.

Tampak hadir menjadi saksi dalam acara tersebut Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih, Pembina Fortais Prof. Dr. Ir. H. Bambang Supriyadi, CES, DEA , Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kepala Dinas Peternakan Bantul, Kabag Kesra Bantul, Kemenag Bantul, Panewu Bantul, Kapolsek Bantul, Danramil Bantul, Lurah Sandodai dan Jajaran KUA Bantul. Juga keluarga pengantin serta disaksikan oleh puluhan warga sekitar Asia Goat Farm.

Dalam sambutannya Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih memberikan apresiasi dan mendukung kegiatan seperti ini, dengan harapan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mengangkat potensi peternakan dan kebudayaan, serta kuliner berbahan dasar daging kambing  yang menjadi khasnya Kabupaten Bantul.

Sementara itu, Pemilik Asia Goat Farm Aditya Harry Sasongko, SH yang didampingi isteri Fera Nurficahyanti, S. Ikom,MM menyambut baik gelaran ini sebagai wujud dalam mengepak sayap kebaikan membantu sesama. “Khusus untuk gelaran nikah bareng ini kurang lebih 4 bulan peternakan ini dikosongkan serta diseterilkan, dengan disemprot disinfectan agar bersih,” ujar Aditya, yang disertai anggukkan dan senyuman sang istri Fera.

Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih (Tengah) saat menjadi saksi nikah. (Foto: Istimewa)

Gelaran Nikah bareng ini, Ijab qobul dipimpin oleh kepala KUA Bantul  Samanto, S.Ag.M.H. bersama Penghulu As’ari, S.Ag dengan saksi nikah Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih, Ketua Fortais Indonesia  H. RM. Ryan Budi Nuryanto, SE, Prof, Dr. Ir. H. Bambang Supriyadi, CEA DEA, Kepala Dinas Bantul, Kabag Kesra Bantul.

Tampak wajah-wajah gembira dari 4 pasangan penganti yang terdiri, 1. Mei Nurkhayani (50 th), janda, Kapanewon Kasihan, Bantul dan Budi Santoso (50 th), Duda, Srandakan, Bantul, DIY, 2. Mufidatun (48 th), janda, Kapanewon Bantul, Bantul dan Paryanto (51 th), duda, Sewon, Bantul, DIY, 3. Fransisca Muryuwati (39 th), janda, Kapanewon Jetis, Kota Jogja dan Nanu Arianto (40 th), jejaka, Kraton, Kota Jogja, 4. Martini (52 th), janda, Kec. Tugu, Kota Semarang, Jateng dan Pahrul Siagian (37), duda, Sewon, Bantul, DIY.

“Acara nikah bareng serupa ini insya Allah akan digelar kembali. Untuk selanjutnya pada tanggal 2 Juli 2024, bertempat di Kampus 2 UNIMMA Magelang, kemudian pada tanggal 4 Juli 2024, bertempat di masjid Suciati Sleman dan tanggal 7 Agustus 2024, di HeHa Stone Valley Gunungkidul. Dan kita membuka bagi masyarakat yang akan ikut karena gratis dan full fasilitas, yang tentu dengan konsep berbeda-beda,” pungkas H. RM. Ryan. (ted)