News  

Berhentinya ADITV, PWI Sleman Prihatin dan Menyampaikan Simpati kepada Segenap Karyawan

Penampakkan logo ADITV. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Berhentinya sebuah perusahaan tentu akan membawa dampak secara signifikan terhadap karyawan beserta keluarganya, terlebih perusahaan yang bergerak dalam media massa, baik media cetak, menyedia elektronik/ penyiaran.

Selain secara langsung pada karyawan, juga tidak langsung berdampak pada kemitraan dari media tersebut. Misal, agen dan loper/ pengasong untuk media cetak, biro iklan (advertising) dan event organizer. Juga beberapa artis ataupun para talent pengisi dari acara televisi.

Hal ini, sangatlah logis apabila Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sleman menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas berhentinya operasional stasiun televisi ADITV, Per 1 Juni 2024. ADITV adalah sebuah stasiun televisi lokal yang ada di Jogja, bermarkas di Jalan Raya Tajem, Kabupaten Sleman.

ADITV pertama kali mengudara 18 Juli 2009, awalnya sebegai televisi komunitas yang dimiliki oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta yang kemudian berkembang menjadi televisi lokal di bawah manajemen PT. Arah Dunia Televisi. Adapun ragam progam acaranya diantaranya pendidikan, keagamaan (Islam),  seni budaya, pemberitaan dan program komersial/ bisnis.

Ketua PWI Kabupaten Sleman Wisnu Wardhana menyatakan, bahwa penghentian operasional ADITV merupakan kehilangan besar bagi dunia media di Yogyakarta, khususnya bagi masyarakat yang telah setia mengikuti program-program yang disajikan ADITV.

“ADITV telah menjadi salah satu sumber informasi yang kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sleman. Berhentinya stasiun televisi ini tentunya meninggalkan kekosongan yang akan dirasakan oleh banyak pihak,” ujar Wisnu Wardhana, dalam rilisnya, Jumat (31/5/2024)

Pihaknya mengapresiasi ADITV yang sudah menjalankan fungsi jurnalistik dan fungsi sebagai lembaga penyiaran dengan baik. PWI Kabupaten Sleman juga menyampaikan simpati yang mendalam kepada seluruh karyawan ADITV, terutama para wartawan yang harus berhenti bekerja akibat keputusan ini.

“Kami sangat memahami betapa sulitnya situasi ini bagi rekan-rekan wartawan. Kami berharap agar mereka tetap tabah dan terus semangat dalam menghadapi tantangan ini. PWI Kabupaten Sleman siap memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan,” ujar dia. (ted)