News  

Sebagai Kepanjangantangan JPSM Sleman, Forum Lingkungan Hidup Kapanewon Gamping Dibentuk

Peserta Forum Lingkungan Hidup se -Kapanewon Gamping foto bersama dengan narasumber. (Nuning Harginingsih/ bernasnews)

bernasnews — Dalam rangka mempererat jalinan kerja sama dan komunikasi sesama penggiat lingkungan di Kapanewon Gamping maka dibentuklah Forum Lingkungan Hidup se -Kapanewon Gamping, bertempat di sebuah resto wilayah setempat, Senin (26/2/2024).

Forum Lingkungan Hidup se-Kapanewon Gamping tersebut dibentuk sebagai kepanjangan tangan dari JPSM (Jejaring Pengelola Sampah Mandiri) Kabupaten Sleman.

Hadir dalam kesempatan itu, Budiarto, SE selaku Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Gamping mewakili Panewu Gamping, Farid selaku nara sumber penggiat lingkungan yang juga seorang pengusaha, perwakilan dari semua kalurahan  yang ada di Gamping. Juga dari perwakilan pengelola Bank Sampah dan Sedekah Sampah se-Kapanewon Gamping.

Mewakili Panewu Gamping, dalam sambutannya Budiarto menyampaikan terima kasih kepada para perwakilan penggiat sampah di Kapanewon Gamping, yang sudah dengan iklas dan suka rela peduli terhadap lingkungan, minimal untuk daerah atau wilayah masing – masing.

“Kegiatan ini memang merupakan kegiatan rutin yang ada di kapanewon tentang  lingkungan terutama  masalah sampah yang sedang difokuskan . Orang yang tertarik dengan sampah itu bisa  kita lihat hanya beberapa,” kata dia.

“ Saya salut  dengan bapak Ibu yang hadir di sini sepertinya asik dan seru kalau masuk ke berita  tentang sampah. Apalagi mengelola sampah itu ada nilai plusnya,“ lanjut Budi. 

Di daerah tertentu terutama di daerah pedesaan sampah belum merupakan sebuah persoalan lantaran masih banyaknya lahan untuk membuang sampah, terutama sampah yang berasal dari rumah tangga. “Akan tetapi berbeda kalau masalah sampah sudah masuk ke wilayah yang lahannya sudah terbatas seperti di daerah perkotaan,” imbuh Budi.

Budiarto, SE selaku Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Gamping mewakili Panewu Gamping saat memberikan sambutan. (Nuning Harginingsih/ bernasnews)

Sementara, Farid sebagai nara sumber pada kesempatan itu menyampaikan dan menginformasikan beberapa hal berkenaan dengan pengelolaan sampah plastic atau residu yang bisa dibikin berbagai barang yang berguna dan bisa dimanfaatkan lagi.

“Sebagai contoh pemanfaatan residu/bahan plastik  yang tidak laku jual bisa didaur ulang sehingga bisa menjadi bahan yang berguna, seperti  dibuat  semacam balok pengganti  kayu yang bisa bertahan sampai ratusan tahun tidak akan  rusak, atau sebagai hiasan dan alat rumah tangga lainnya yang tentunya di dukung dengan peralatan yang memada,” papar Farid.

Farid juga mengajak agar peserta yang hadir dan dalam wadah Forum Lingkungan Hidup Kapanewon Gamping saling membahu untuk memanfaatkan sampah residu yang tidak laku dijual dapat diproses dijadikan barang – barang yang bisa dimanfaatkan.

Pada akhir pertemuan tesebut, sebagai penutup dibentuklah kepengurusan forum, di mana secara aklamasi terpilih Soepardiyono sebagai Ketua Forum Lingkungan Hidup Kapanewon (JPSM Gamping)  dengan dilengkapi beberapa pengurus harian sebagai pendukung kinerjanya. (nun)