bernasnews – Persoalan sampah di sungai jadi salah satu persoalan yang serius karena membahayakan ekosistem. Rupanya, masalah ini juga ditemui di salah satu sungai di Yogyakarta yakni Sungai Winongo.
Melihat urgensi pemulihan ekologis sungai, salah satu organisasi anak muda, Junior Chamber International (JCI) Yogyakarta melakukan River Clean Up di Sungai Winongo pada Jumat (28/10/2023) lalu. Tak sekedar resik-resik sungai, kegiatan positif ini memberikan kontribusi signifikan dalam memulihkan keindahan alam dan kesehatan ekologis sungai yang penting ini.
Banyak peserta dari berbagai usia dan latar belakang, menunjukkan keseriusan bersama untuk menjaga lingkungan. Berbekal sarung tangan, kantong sampah, dan tekad kuat, para peserta secara sukarela membersihkan sungai dari sampah pada siang hari.
Selama sehari penuh, para peserta berhasil mengangkat sejumlah besar sampah. Sampah itu meliputi botol plastik, kantong plastik, dan berbagai jenis limbah lainnya yang telah merusak kebersihan Sungai Winongo dan membahayakan ekosistemnya.
“Kami sangat bangga dengan partisipasi sukarelawan yang luar biasa dan dedikasi mereka untuk menjaga kelestarian alam. Acara ini mencerminkan semangat kerjasama dan kemampuan kita untuk menciptakan perubahan positif dalam masyarakat,” ujar Project Director dari acara River Clean Up, RM Drastya Wironegoro dalam keterangan yang diterima bernasnews pada Senin (31/102/2023).
Ia menyebut, River Clean Up tidak hanya menghasilkan sungai yang lebih bersih, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pembuangan sampah yang bertanggung jawab dan mengurangi polusi plastik. Kegiatan ini juga diselipkan program pendidikan dan sesi kesadaran yang memberikan pengetahuan kepada peserta dan masyarakat tentang dampak sampah terhadap sungai dan lingkungan.
“Keberhasilan River Clean Up menjadi bukti bahwa tindakan kecil yang diambil secara
bersama-sama dapat menghasilkan perubahan besar. Acara ini juga menunjukkan semangat dan kesatuan komunitas dalam menjaga alam dan lingkungan yang berkelanjutan,” imbuh Drastya.
Dalam kegiatan ini pula JCI Yogyakarta menggandeng banyak pihak untuk bisa menginisiasi project ini salah satunya Golden Straw karena komitmen mereka menjaga lingkungan. Perusahaan tersebut bergerak di bidang penjualan sedotan oxo-biodegradable yang dirancang untuk mengurai secara alami dalam lingkungan, mengurangi dampak plastik sekali pakai terhadap ekosistem.
“JCI Yogyakarta berharap inisiatif River Clean Up ini dapat menginspirasi masyarakat lain untuk melakukan tindakan serupa dan menanamkan rasa tanggung jawab pada setiap individu untuk merawat rumah kita bersama, Bumi,” tuturnya.











