Perpustakaan Kota Yogyakarta Ajak Masyarakat untuk Lestarikan Naskah Kuno

Anggota Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Ahmad Mufaris dan staf Museum Sonobudoyo, Fajar Wijanarko saat menyampaikan paparannya soal pelestarian naskah kuno. Foto: istimewa

bernasnews – Naskah kuno merupakan salah satu warisan budaya yang penting dan bernilai tinggi. Akan tetapi, amat disayangkan sebab masih sedikit masyarakat yang menyadari pentingnya pelestarian naskah kuno.

Di Kota Yogyakarta sendiri, walau belum memiliki koleksi naskah kuno, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogyakarta berupaya untuk turut ikut dalam pelestarian dan pengelolaan koleksi naskah kuno di masyarakat.

“Banyak warga masyarakat Kota Yogyakarta yang belum mengerti betapa pentingnya pelestarian naskah kuno guna melestarikan warisan budaya agar tidak punah, bahkan diakui oleh bangsa atau negara lain,” ujar Staf Museum Sonobudoyo Yogyakarta, Fajar Wijanarko di Aula Widowati, Kelurahan Kotabaru Yogyakarta pada Jumat (13/10/2023).

Oleh karena itu, menurutnya perlu diadakan suatu kegiatan sosialisasi pentingnya pelestarian naskah kuno kepada masyarakat Kota Yogyakarta. Hal ini terealisasi lewat agenda yang diinisiasi oleh Perpustakaan Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Kelurahan Baciro berupa ‘Sosialisasi Peningkatan Peran serta Masyarakat dalam Pengelolaan Naskah Kuno’.

Kegiatan diskusi dengan narasumber berkompeten di bidang pelestarian ini dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan Kota Yogyakarta Afia Rosdiana serta Lurah Baciro Yogyakarta, Handra Sutrisno dan dihadiri 25 staf Kelurahan dan beberapa tokoh masyarakat.

“Diharapkan kegiatan ini, akan menumbuhkan kesadaran dari masyarakat, khususnya Kota Yogyakarta, untuk turut serta melestarikan warisan budaya yang berupa naskah kuno yang ada di wilayah Kota Yogyakarta dengan pengelolaan yang benar dalam pengawasan dan pendampingan dinas terkait, yakni Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta,” ujar anggota Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Ahmad Mufaris.