Susilo Budi Purwanto Berkarya dan Serahkan Lukisan “Megawati Pawang Banteng” 

Perupa Susilo Budi Purwanto (kedua dari kiri) saat penyerahan lukisan kepada Megawati di Omah Petroek, Sleman, Yogyakarta, Rabu (23/8/2023). (Foto : Istimewa)

bernasnews – Perupa Indonesia Susilo Budi Purwanto (57) menghasilkan karya lukis bertajuk Megawati Pawang Banteng dan menyerahkan lukisan itu melalui budayawan Romo Sindhunata kepada Megawati. Lukisan cat minyak ukuran 150 x 115 cm itu sebagai simbol kebersamaan Megawati dan PDI Perjuangan dengan rakyat.

“Lukisan itu bicara tentang kebersamaan Megawati, banteng dan rakyat. Ketiga hal itu tidak terpisahkan. Rencana pembuatan lukisan ini sebelum bulan Agustus. Setelah ada kepastian kunjungan Megawati ke Yogyakarta, Romo Sindhunata minta saya untuk segera menyelesaikan lukisan itu sebelum tanggal 17 Agustus. Kami berdua mendiskusikan adegan lukisan itu. Saya lukiskan Megawati duduk menyamping di atas banteng bersama rakyat,” kata Susilo kepada bernasnews di kediamannya, Perum Ambarketawang Indah, Gamping, Sleman, Yogyakarta, akhir Agustus 2023.

Susilo adalah ilustrator sampul dan isi buku Anak Bajang Mengayun Bulan karya Sindhunata (2022). Untuk pertama kali dia mengadakan pameran tunggal bertajuk Sukrosono di Bentara Budaya Yogyakarta, Agustus 2021.

Menurut Susilo, penyerahan lulisan Megawati Pawang Banteng itu berbarengan dengan acara peresmian Patung Bung Karno oleh Ketua Umum PDI Perjuangan dan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri di Omah Petroek, Sleman, Yogyakarta, Rabu (23/8). Patung karya Dunadi setinggi tujuh meter itu dengan pose menunjuk Sang Saka Merah Putih sambil menenteng buku.

Romo Sindhunata dalam sambutan peresmian patung itu mengatakan,  “Patung Bung Karno dengan tangan menunjuk ke Sang Saka Merah Putih itu sebagai peringatan Bapak Pendiri Bangsa bahwa bendera Merah Putih lambang NKRI ini hendaknya kita bela sampai mati.”

Perupa Susilo Budi Purwanto di kediamannya. (Foto : Y.B. Margantoro/bernasnews)

Aktif pameran

Perupa Susilo Budi Purwanto banyak berkarya dan aktif pameran. Dalam Pameran Seni Rupa Jateng Gayeng – Jawa tengah di Mata Perupa Indonesia, dia turut berpartisipasi. Di acara yang berlangsung di Galeri Seni Rupa I dan II Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta, 19 – 25 Agustus 2023 itu, dia menyajikan lukisan Kitab Kehidupan, cat minyak di kanvas 100 x 80 cm. “Gairah hidup dan pengetahuan adalah asal mula kehidupan,” kata dia.

Susilo lahir di Magelang Jawa Tengah 26 Juli 1966 dan berpendidikan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini memulai pameran pada tahun 1999 yakni Ragam Bahasa Pelukis Muda, di Edwin’s Gallery Jakarta; Philip Morris ke-6, Galeri Nasional Indonesia Jakarta; Kecil Itu Indah ke-7, Edwin’s Gallery Jakarta. Selanjutnya sejak pameran perdana itu, dia setiap tahun rutin aktif mengikuti pameran lukisan di berbagai even mulai dari satu sampai enam even.

“Ketika pemahaman tentang sebuah pameran merupakan aktivitas untuk berbagi, baik itu secara visual maupun gagasan, maka saya berharap pameran itu dapat mempunyai nilai rekreasi, sehingga dapat menggugah hati siapapun yang menikmati,” kata Susilo. (mar)