Merangkai Harmoni untuk Nusantara Lewat Lantunan Merdu Harmonika

Musikus Harmonika Nusantara saat membawakan pertunjukan harmonika d Tugu Lor Cafe, MInggu (27/8/2023). foto: regina/bernasnews

bernasnews – Alunan harmonika dari para musikus Harmonika Nusantara memenuhi suasana sore yang cukup ramai di salah satu cafe di Jogja pada Minggu (27/8/2023). Satu persatu musikus harmonika membawakan penampilan terbaik mereka hingga membius puluhan pasang mata yang datang untuk menutup akhir pekannya.

Pertunjukan para musikus harmonika ini adalah yang pertama kalinya digelar di Jogja dalam rangka mengenalkan sebuah asosiasi musik bernama Harmonika Nusantara. Meski usia berdirinya belum genap setahun, rupanya anggota yang bergabung sudah sangat banyak dan tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

“Harmonika Nusantara ini dibentuk karena kita ingin mencoba mempersatukan pemain-pemain harmonika dari seluruh wilayah di Indonesia. Sekarang sudah ada lebih dari 200 anggota yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia,” papar Hari Pochang, pengasuh Harmonika Nusantara saat ditemui di Tugu Lor Cafe, Minggu (27/8/2023).

Pria yang akrab disapa Kang Hari ini menuturkan, gagasan asosiasi ini dibuat karena para musikus harmonika ini menginginkan adanya sebuah aktivitas positif dan pendidikan musik. selain itu, mereka juga turut menginginkan bisa membawa harmoni ke tengah kehidupan masyarakat sesuai dengan nama yang mereka miliki, Harmonika Nusantara.

“Kita menginginkan aktivitas pendidikan. Kita butuh harmoni di Nusantara. Itu idealnya. Ini memang baru berjalan 6 bulan tapi cukup banyak antusiasme dari para anggota,” ungkapnya.

Meski baru berjalan selama kurang lebih 6 bulan, nyatanya cukup banyak kegiatan positif yang dibangun oleh asosiasi ini. Salah satunya ialah mengenalkan musik harmonika ke lingkungan sekolah dan bahkan membuat pelatihan serta silabus untuk pelajaran alat musik harmonika.

“Harmonika ini alat musik yang dengan mudah bisa kita bawa kemana saja dan didapatkan dimana saja, kita ingin lebih memasyarakatkan harmonika dan menumbuhkan sense of musik di pelajar. Kita akan mengedukasi ke sekolah-sekolah supaya jiwa bermusiknya tumbuh,” kata Humas Harmonika Nusantara, Erik Dewantara.

Ketua Asosiasi Harmonika Nusantara, sarah Saputri saat membawakan pertunjukan harmonika d Tugu Lor Cafe, MInggu (27/8/2023). foto: regina/bernasnews

Sarah Saputri, selaku Ketua Asosiasi Harmonika Nusantara dalam kesempatan pertemuan sore itu, menuturkan harapan besarnya agar asosiasi ini bisa berkontribusi bagi pendidikan dan juga masyarakat khususnya di dunia musik. Ia pun mengajak dan sekaligus mendorong para musikus harmonika untuk bisa lebih mengembangkan karyanya dan saling mengharmonikan Nusantra.

“Asosiasi ini merupakan asosiasi non profit. Harapan kami bisa menjangkau dan bisa menjalin silaturahmi para pemain harmonika Nusantara,” paparnya.