bernasnews — Kadipaten Pakualaman menggelar serangkaian perlombaan dalam rangka Peringatan Ke-211 Hadeging PrajaDalem Kadipaten, tanggal 5 April – 25 Juni 2023. Kegiatan tersebut mengambil tema besar ‘Guna Arcana Ngluhurken Bekti’, yang bermakna kepandaian, sopan santun, kesetiaan akan memuliakan bakti kepada negara dan rakyat.
Rangkaian perlombaan diantaranya lomba lukis tas pandan, penulisan artikel ilmiah tingkat, sayembara macapat tingkat nasional Paku Alam Cup XI, lomba tari klasik gagrak (gaya) Pakualaman, lomba mewarnai motif batik Pakualaman tingkat DIY dan Jawa Tengah, dan lomba lukis tingkat nasional Grand Prix PA Cup VI.
“Juga lomba literasi tingkat nasional aksara Jawa, sayembara jemparingan Mataram, sayembara tingkat nasional cipta cengkok Macapat, lomba dolanan anak dan lomba cipat lelagon bocah. Adapun rata-rata jumlah peserta berkisar 150 peserta setiap kategori lomba,” terang Ketua Umum BPH. Kusuma Bimantoro, Sabut (3/6/2023).
Lanjut BPH. Kusuma menjelaskan, bahwa serangkaian lomba tersebut digelar di Kompleks Kadipten Pakualaman. Selain kegiatan lomba, Kadipaten Pakualaman juga menggelar kegiatan Darma Mulyaraja serta acara-acara yang melibatkan warga sekitar berupa khitanan massal, stunting, jalan sehat dan tasyakuran Pengetan Hadeging Kadipaten Pakualaman.
“Pengetan atau peringatan Ke-211 Hadeging Pakulaman diselenggarakan dan diformulasikan dalam upaya menjalankan amanat UU Keistimewaan DIY, No. 13 Tahun 2012 sebagai bentuk peran dan tanggung jawab Kasultanan dan Kadipaten dalam menjaga dan mengembangkan budaya Yogyakarta yang merupakan warisan budaya bangsa,” beber BPH. Kusuma Bimantoro.
Serangkaian perlombaan yang kental dengan nuansa tradisi khas Yogyakarta, khususnya Pakulaman dipilih sebagai wujud pelestarian dan terutama sebagai upaya untuk mengenalkan warisan budaya tersebut kepada generasi muda. “Hal ini sejalan dengan visi KGPAA Pakualam X, guna melanjutkan kewajiban leluhur Mataram sebagai pengemban kebudayaan,” pungkasnya. (ted)












