News  

Sembari Berwisata, LPMK Panembahan Gelar Giat Penguatan Kelembagaan

Rombongan LPMK Panembahan peserta giat Penguatan Kelembagaan foto bersama di obwis Pantai Kasab, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. (Foto: Kiriman Seno Pratomo)

bernasnews — Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan memperkuat sinergitas, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Panembahan menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kelembagaan, berupa kunjungan destinasi wisata di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (21/5/2023).

“Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Pengurus LPMK Panembahan, Lurah Panembahan, Ketua Kampung, Ketua RW dan Ketua RT se Kelurahan Panembahan. Total peserta sejumlah 117 orang, terbagi dalam 3 armada bis,” terang Seno Pratomo selaku Humas LPMK Panembahan, dalam rilisnya, Minggu (21/5/2023).

Lurah Panembahan RM. Murti Buntoro, SH, MIP mengemukakan, bahwa kegiatan Penguatan Kelembagaan ini merupakan inisiasi dari LPMK Panembahan. Menurutnya, tidak ada masalah apabila secara administrasi dan teknis telah memenuhi ketentuan yang merupakan kewenangan dari LPMK Panembahan.

“Adapun tujuan obyek wisata di Pacitan sekaligus untuk melihat nuansa Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) setempat lantaran di wilayah Kelurahan Panembahan untuk Pokdarwisnya juga baru digenjot. Jadi bisa dikatakan semacam studi banding sehingga LPMK dapat mengambil manfaatnya walau nuansanya berbeda antara wisata alam dengan wisata budaya atau heritage,” ujar RM. Murti.

Suasana para peserta rombongan LPMK Panembahan mempersiapkan diri wisata susur Sungai Maron, Kabupaten Pacitan. (Foto: Kiriman Seno Pratomo)

Sementara itu, Ketua Umum LPMK Panembahan Hj. Sri Herawati, SH, M.Si menambahkan, kegiatan ini dikemas dengan wisata karena diharapkan semua peserta yang terdiri dari Ketua Kampung, Ketua RW, Ketua RT, dan PKK juga dapat melakukan penguatan kelembagaan. “Dengan sembari wisata bisa mengakrabkan dan memperkuat silaturahmi. Kami juga menghadirkan Pak Lurah dalam penyampaian materi,”Ibu yang menjadi Ketua LPMK Perempuan satu-satunya di Kota Jogja.

Lanjut Sri Herawati menambahkan, jadi kegiatan ini tidak semata-mata berwisata walaupun dengan biaya sendiri oleh peserta.”Kedepannya saya sangat berharap untuk adanya sinergitas atau kebesamaan antara Kelurahan dan LPMK, serta Ketua Kampung, Ketua RW/ RT dan PKK. Pasalnya wilayah Kelurahan Panembahan masih punya PR, yaitu berupa angka kemiskinan yang cukup tinggi dan adanya bayi kasus stunting,” pungkasnya.

Dalam acara wisata tersebut, destinasi wisata Pacitan yang dikunjungi adalah, wisata susur Sungai Maron yang ikonik dengan panjang 4,5 km, pantai dan bukit Kasap, therapi kungkum di Banyu anget, dan wisata kuliner di pusat oleh-oleh khas tempat kelahiran Presiden RI yang ke-6, presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat. (*/ ted)