Begini Cara dan Tipsnya, Merawat Wayang dengan Kearifan Lokal

Merawat wayang dengan kerarifan lokal, di Museum Kekayon Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Museum Kekayon merupakan museum wayang yang cukup lengkap di Jogja, letak tepatnya di Jalan Wonosari, Baturetno, Banguntapan, Kabupaten Bantul, DIY. Beberapa waktu lalu museum ini mendapat kunjungan mahasiswa Prodi Tata Kelola, ISI Yogyakarta.

Kegiatan tersebut dalam rangka belajar membangun apresiasi terhadap budaya dan kesenian tradisi, khususnya bagi generasi muda. Salah satu dari giat tersebut adalah menilik bagaimana proses konservasi wayang koleksi Museum Kekayo, dipandu oleh Pak Yoyok dan Bapak Suratim.

Praktik dalam perawatan yang dilakukan adalah dengan teknik dan metode yang sederhana, yang juga menjadi warisan kearifan lokal tersendiri. “Kami jadi tau cara merawat wayang, itu juga salah satu cara mengapresiasi salah satu warisan budaya Indonesia,” ungkap Shinta dan Vhiola, mahasiswa Prodi Tata Kelola, ISI Yogyakarta.

Kunjungan mahasiswa Prodi Tata Kelola, ISI Yogyakarta beberapa waktu lalu, di Museum Kekayon Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Anisyah Padma selaku Duta Museum Wayang Kekayon kepada bernasnews menerangkan, tips merawat dan membersihkan wayang yang cukup sederhana dan mudah untuk dikerjakan. “Simpan wayang ditempat yang kering serta tidak terlalu dingin atau panas,” katanya.

“Wayang sering diangin-anginkan, dibersihkan dari jamur, debu, dan kotoran lainnya dengan kuas atau spons secara lembut agar tidak merusak warna dalam ornamennya. Penyimpanan diberi kapur barus atau wewangin seperti akar wangi guna mengurangi jamur,” lanjut Anisyah menjelaskan. (ted)