bernasnews – Polemik yang terjadi beberapa hari ini dan membuat heboh dunia media sosial maupun media mainstream, terkait sanksi dari Federation Internationale de Football (FIFA) terhadap Indonesia berkenaan batalnya penyelenggaraan pertandingan sepak bola Piala U20, di Bali.
Hal ini tidak menyurutkan semangat Pengusaha muda Adit Setiawan SH.,MH, menyiapkan turnamen sepak bola se-DIY bertajuk “Vanderwijck Indofon Cup I”. Turnamen ini merupakan bentuk komitmen mantan prajurit TNI AD yang beralih profesi menjadi pengusaha dan pemilik pabrik plafon PVC ini.
Adit Setiawan mengemukakan, bahwa turnamen sepak bola se-DIY ini, digelar hanya sebulan setelah turnamen futsal bertajuk “Indofon Ramadan Cup 2023”. Turnamen futsal digelar tanggal 4-9 April 2023. Sementara untuk turnamen sepak bola diselenggarakan pada bulan Mei 2023.
“Saya senang bisa bergandeng dengan berbagai kalangan untuk mendorong bergairahnya olahraga. Harapannya, bisa membantu masyarakat semakin mencintai dan menyenangi olahraga. Dengan demikian, selain tubuh yang sehat, juga bisa memupuk jiwa sportivitas masyarakat kita,” kata Adit, dalam rilisnya, Jumat (31/3/2023).
Turnamen sepak bola “Vanderwijck Indofon Cup I” diselenggarakan atas kerjasama antara PT. Indofon dengan Pengurus Vanderwick Football Club dan Karang Taruna Sendangrejo. Turnamen berlangsung bulan Mei 2023, di Lapangan Desa Sendangrejo Minggir, Kabupaten Sleman.
Penasihat Vanderwijck Football Club Arif Kurniyanto menjelaskan, perhelatan turnamen ini dilatarbelakangi oleh adanya kompetisi Liga 2, yang diselenggarakan oleh ASKAB Sleman pada Juli 2023 mendatang. “Turnamen ini, diharapkan menjadi ajang pemanasan dan mempersiapkan masing-masing tim guna berlaga di Liga 2 ASKAB yang akan segera datang,” ujarnya.
Di sisi lain, lanjut Arif menambahkan, bahwa pihaknya juga ingin menjalin silaturahmi dengan mempererat persaudaraan dan persatuan dengan sesama klub sepak bola di DIY melalui turnamen yang akan diselenggarakan tersebut.
Sementara Ketua Panitia Turnamen “Vanderwijck Indofon Cup I” Nur Sahid menambahkan, pihaknya menargetkan peserta sebanyak 16 kesebelasan akan meramaikan turnamen ini. Pihak panitia mensyaratkan seluruh tim yang bergabung dalam turnamen, adalah klub-klub yang terdaftar resmi di PSSI.
Pihaknya juga sudah mengirimkan undangan ke klub-klub resmi ASKAB se-DIY guna mengikuti dan meramaikan turnamen dimaksud. “Dalam turnamen ini, kami memakai sistem gugur,” tegas Nur Sahid.
Dikatakan, pertandingan akan diselenggarakan setiap hari Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu selama bulan Mei 2023, mulai pukul 15:00 WIB sampai dengan selesai. Pendaftaran dilayani, dari tanggal 9 sampai dengan 29 April 2023, dengan biaya pendaftaran Rp 300.000.
“Pembayaran registrasi paling lambat 30 April 2023. Technical meeting dilaksanakan pada tanggal 30 April 2023. Sementara tempatnya akan kami sampaikan menyusul. Setiap tim boleh mendaftarkan maksimal 18 pemain + 4 official, dan mereka bebas menggunakan pemain berstatus profesional atau ex profesional,” kata Sahid.
Dalam turnamen ini, pihak panitia akan menyediakan apresiasi berupa uang pembinaan, trofi dan piagam, baik untuk Juara 1, Juara 2 maupun Juara 3. (*/ nun)












