bernasnews – Ajang Festival Sastra Yogyakarta bakal kembali dihelat pada bulan November 2022 ini. Berbeda dengan tahun sebelumnya, agenda di tahun ini bakal diselenggarakan secara luring dengan berbagai kegiatan variatif.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti menyampaikan Festival Sastra tahun 2022 ini bakal menyajikan kolaborasi sastra dari berbagai lapisan baik dari elemen sastra Jawa maupun sastra Indonesia dari berbagai sudut pandang. Salah satu sudut pandang yang diambil adalah tentang keterlibatan perempuan dalam dunia sastra melalui Sastrastri.
Sastrastri ini menyajikan sebuah program Talkshow Sastra membahas isu perempuan terkait profesi di dunia modern dan pemosisian perempuan dalam dunia sastra. Pihaknya menggandeng Buruh Gendong terlibat unjuk diri untuk membacakan puisi.
Keterlibatan buruh gendong dalam hal ini merupakan representasi nyata dari emansipasi perempuan di masa kini sekaligus jadi sisi anomali stigma peran yang selama ini dipandang hanya sebatas kanca wingking yakni berperan mengurusi urusan dapur, kasur dan sumur. Pekerjaan ‘gendong’ yang biasanya identik sebagai pekerjaan laki-laki nyatanya mampu dilakukan oleh perempuan demi membantu suami memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Sastrastri merupakan sebuah kegiatan yang melibatkan semua perempuan dari berbagai latar belakang untuk memahami eksistensi perempuan dari beragam perspektif khususnya bidang sastra,” ungkap Yetti.
Pihaknya menambahkan, sastra, adalah media yang berperan penting dalam membangun budaya dan citra bangsa.
“Dengan sastra, keresahan dari masyarakat dapat tersampaikan, menjadikan seseorang kritis namun tetap menjaga kesantunan. Maka, tak salah jika sastra ini mesti mendapat tempat di hati setiap insan di bumi”, tegasnya.
Mengangkat tema Mulih, nantinya rangkaian Festival sastra akan diselenggarakan mulai dari tanggal 6 hingga 13 November di beberapa titik lokasi di Kota Yogyakarta seperti Regol Barat Kepatihan, Teras Malioboro 2, Radio Widoro, Gramedia Sudirman, Pasar Beringharjo, Taman Pintar, dan Pasar Buku Shopping Yogyakarta.
Berbagai kegiatan menarik akan diselenggarakan diantaranya pembacaan dan musikalisasi puisi, lantunan tembang macapat, geguritan, cerkak, dan pameran manuskrip di festival ini. Tak lupa festival ini akan dimeriahkan oleh beberapa sastrawan, pelaku seni, komunitas sastra, dan penampilan khusus dari buruh gendong Pasar Beringharjo. Karya-karya sastra dari berbagai sastrawan dikurasi dan dikemas dalam tampilan yang apik untuk meramaikan kegiatan ini. (Van)












