BERNASNEWS.COM – Pada 13 Pebruari 2022, Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) memasuki usia ke-14 tahun. Selama perjalanan 14 tahun, keberadaan KOSTI telah membawa perubahan jauh lebih baik dalam melestarikan budaya Indonesia, khususnya di dunia sepeda tua. Di usianya yangke 14 tahun ini, keanggotaan KOSTI sudah mencakup dari Sabang sampai Merauke.
Khusus wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, para Komunitas Sepeda Tua (Onthel) telah melaksanakan dan mempersiapkan kegiatan dalam rangka menyemarakan perayaan HUT Kosti ke 14 tahun. Pada Minggu, 6 Februari 2022, Komunitas Onthel yang tergabung dalam “Onthelis Bersatu” terdiri dari Komunitas Onthel Jadul Jogjakarta (KODJA) selaku penggagas acara, Pendowo Onthel Jogja dan Pit Kayu Inku Djoker dari Klaten menggelar kegiatan yang bertajuk “Ngonthel Religi ONTHELIS BERSATU.”
Menurut Mbah Oyok, Komandan Kodja selaku penggagas, acara ini merupakan kegiatan Ngonthel Bareng dengan mengunjungi situs wisata Religi “Masjid Besar Mataram Kota Gede (Makam Raja Raja Mataram)-Jogja. Giat Ngonthel Religi ini mengambil titik start di Taman Ngipik, Banguntapan Bantul Jogja pada pukul 07.00 WIB dan diikuti hampir 50 an Onthelis dari semua perwakilan Komunitas yang tergabung dalam “Onthelis Bersatu” ini.

Dalam keterangannya, Mbah Oyok menyampaikan kegiatan Ngonthel Religi ini dilakukan dalam rangka turut menyemarakan perayaan HUT ke-4 KOSTI. “Ngonthel Religi ini kita lakukan dalam rangka semarak HUT KOSTI ke 14 tahun,” ujar Mbah Oyok di Kota Gede, Minggu (6/2/2022).
“Kodja yang resmi menjadi bagian dari KOSTI DIY mengajak para komunitas Onthel di Jogja maupun di luar Jogja untuk turut serta mendukung kesuksesan acara ataupun kebijakan KOSTI Jogja yang baru berumur hitungan hari ini. Semoga KOSTI kian jaya,” harapnya dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com.
Kodj merupakan Komunitas Onthel yang paling aktif dan solid di Kota Jogja. Hampir 80 persen keanggotan Kodja ini didominasi para lansia berumur 50 tahun ke atas dan mempunyai ciri khas dengan kostum veteran pejuang tempo dulu.
Di tengah pandemi Covid-19 sejak masa gelombang pertama alias lockdown, gelombang kedua era PSBB dan PPKM berlevel hingga kini gelombang ketiga, Kodja tidak pantang mundur untuk selalu membangunkan para ONTHELIS di Kota Jogja dan Jateng untuk tetap bersepeda atau Ngonthel dalam rangka bersama Lawan Corona. Hal ini terlihat dalam perjalanannya, Kodja selaku pimpinan di Onthelis Bersatu selalu menggelar giat Ngonthel Bareng dan menggegerkan warga di jalur Wisata Sepeda Malioboro di tengah pandemi ini dengan taat akan protokol kesehatan yang dianjurkan khususnya memakai masker.
KOSTI Klaten segera Terbentuk
Mbak Cicum, Ketua Komunitas Inku Djoker, mengaku bangga bisa turut dalam kegiatan Ngonthel Bareng bersama Komunitas di Onthelis Bersatu ini. Menurutnya, selain menambah paseduluran (saudara), para anggota di Inku Djoker juga merasa terhibur dapat berekreasi ke Kota Jogja dari Klaten dengan bersepeda.

“Selain sehat, kita dari Inku Djoker juga merasa bahagia dapat berkenalan menambah saudara dengan para ONTHELIS yang tergabung dalam KOSTI JOGJA, khususnya para sedulur KODJA,” ucapnya di Taman Ngipik Bantul pada Minggu (6/2/2022).
Istri dari kreator Pit Kayu Inku Djoker asal Klaten ini berharap kepada DPP Kosti Pusat agar dapat membantu segera pembentukan berdirinya KOSTI KLATEN. “Klaten ini banyak punya komunitas Onthel yang berpotensi dan solid, sehingga kita berharap kepada bapak petinggi di DPP KOSTI bisa membantu kami pembentukan berdirinya KOSTI KLATEN, agar kita juga mempunyai payung wadah paguyuban yang resmi sama seperti di Yogyakarta,” katanya.
Melanjutkan kegiatan Ngonthel Reliagi Onthelis Bersatu, di pelataran Masjid Besar Mataram Kotagede para Komunitas Onthel di Onthelis Bersatu menyampaikan Ucapan HUT KOSTI ke 14 tahun. “Kami dari ONTHELIS BERSATU yang terdiri dari Kodja, Pendowo dan Inku Djoker mengucapkan Dirgahayu KOSTI ke 14 tahun, semoga KOSTI kian Jaya,” ucap Mbah Oyok. (*/nuning)











