BERNASNEWS.COM – Sebanyak 50 lukisan yang indah dan menarik karya puluhan pelukis ternama di Jogja dipamerkan di Peace Village di Jalan Taraman Lima Sinduharjo, Ngaglik, Sleman mulai 20 Desember sampai dengan 31 Desember 2021. Pameran bertajuk Srawung Rasa itu dibuka ditandai dengan goresan kuas di kanvas oleh sejumlah pelukis yang diawali oleh Bambang Paningron selaku tuan rumah.
Menurut Bambang Paningron, pameran ini dimaksudkan untuk memberi ruang bagi para perupa untuk srawung atau bertemu melalui karya yang dihasilkan. Pameran ini merupakan awal kelahiran Peace Village sebagai ruang budaya baru untuk memberikan kegembiraan bagi seniman-seniman Yogyakarta.

Dikatakan, melalui pameran perdana karya seni rupa di Peace Village ini, diharapkan dapat membuat Peace Village sebagai ruang silaturahmi budaya bagi seniman perupa. Dalam pameran perdana ini puluhan karya seni rupa yang indah dan menarik.
Sementara Ketua Panitia Pameran Karsono mengatakan, pameran lukisan kali ini dengan tema Srawung Rasa dilakukan untuk menindaklanjuti acara melukis bersama di Peace Village pada hari Minggu 7 November 2021.
Berangkat dari tema melukis bersama, menurut Karsono, maka pameran kali ini pun masih dengan tema yang sama. Srawung rasa merupakan istilah Jawa yang berarti pertemuan yang dilakukan lebih dari satu orang atau kelompok. Dengan srawung masyarakat bisa saling ngudoroso atau berbagi rasa menyampaikan realitas kehidupan yang terjadi di sekitarnya tidak hanya dalam pikiran namun juga bisa pengungkapan perasaan.

Dan Peace Village Yogyakarta menjadi salah satu ruang temu, ruang dialog para seniman khususnya di DIY sekaligus menjadi ruang eksplorasi dan pengembangan kreativitas secara kolektif. Tema-tema sosial, toleransi, keberagaman di sini diberikan ruang ekspresi melalui media seni lukis.
“Melalui beragam kreativitas, nilai-nilai inklusivitas, keragaman, kemanusiaan dan kedamaian dikembangkan dan diluangkan dituangkan dalam karya-karya lukis yang merupakan kolektivitas gagasan dalam ruang tersebut,” kata Karsono.

Dikatakan, Peace Village sebagai ruang apresiasi tentang damai kali ini menyajikan beragam karya lukis sebagai media apresiasi nilai-nilai indahnya kebersamaan dan diharapkan dapat menebar damai bagi semuanya. Pameran ini juga dalam rangka menyemarakkan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung sekaligus mengajak kita berkumpul untuk mengapresiasi kebersamaan menebar senyum gembira dengan guyub rupa. (lip)











