BERNASNEWS.COM — Blendrang dari nama cukup aneh terdengar di telinga, jadi tidak heran apabila sebagian warga Muntilan, terutama generasi kekinian ketika ditanya tidak mengenal nama kuliner jaman dulu padahal merupakan salah satu jenis kuliner khasnya daerah Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Blendrang adalah kuliner berbentuk bubur dari bahan tepung beras, santan, tetelan tulang ayam atau kambing dan bumbu rempah. Bubur ini atau lebih kekinian semacam soup cream ini dahulunya disajikan sebagai makanan pembuka puasa saat Ramadan, bahannya sedikit berbeda berupa tempe dan tahu. Menurut sumber, penjual blendrang yang menjadi legenda adalah Mbah Suwarni, sejak tahun 1970.

Bubur Blendrang ini dapat dijumpai di Dusun Wonosari, Desa
Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Atau tepatnya
sebelah barat dari Kota Muntilan. “Blendrang itu memang kuliner khasnya
Gunungpring sini. Ada sekitar 4 tempat kuliner yang jualan blendrang,” jelas
Sriyati pemilik warung blendrang Bu Sri kepada Bernasnews.com, Kamis (11/3/2021).
Ibu berputra tiga ini baru 9 bulan membuka usaha kuliner blendrang di rumahnya, yang kini disulapnya menjadi semacam rumah makan. “Awalnya saya buka usaha makanan kecil untuk anak-anak sekolah SD, namun sejak ada pandemi dan sekolah-sekolah diliburkan akhirnya banting setir buka blendrang,” ungkap Sri.
Blendrang Bu Sri ini menyediakan 2 varian blendrang, blendrang tetelan tulang ayam dengan 2 jenis rasa, rasa gurih dan rasa gurih pedas. Sementara untuk varian blendrang tetelan tulan kambing hanya khusus di hari Sabtu dan Minggu. Buka setiap hari dari pagi hingga blendrang habis, tutup jika ada keperluan keluarga. (ted)











