bernasnews – Umat Paroki Gereja Santo Yakobus Bantul bersyukur dan bersuka cita atas ulang tahun ke-92 gereja mereka melalui misa ekaristi berbahasa Jawa bertajuk “Swarga minangka bandha ingkang paling aji ing gesang kita” di gereja setempat, Minggu (26/7/2026). Misa dipimpin oleh Romo Laurentius Dwi Agus Merdi Nugroho, Pr., bersama Romo Chosmas Christian Timur, Pr., dan Romo Yusuf Suharyoso, SJ.
Dalam homilinya Romo Merdi mengajak umat untuk meneladani Rasul Agung Santo Yakobus yang merupakan martir pertama Gereja serta mengutamakan hidup kekal dengan setia dan taat sampai mati mengikuti Yesus Kristus.
“Kita diajak berani melepaskan kenyamanan duniawi untuk hidup seturut kehendak Tuhan. Kita diajak untuk menghargai harta yang tidak ternilai, berani mengalami pembaruan dengan terbuka terhadap orang, serta memiliki semangat Santo Yakobus dalam melayani dan taat kepada Tuhan,” kata romo paroki ini.
Misa ekaristi yang diikuti tidak hanya oleh umat paroki setempat, namun juga umat Katolik paroki lain ini, berlangsung khidmat dan lancar. Para romo, prodiakon dan petuas misa berpakaian kejawen. Umat mengikuti setiap bagian dalam ekaristi dengan semangat. Misa dimulai dengan iringan patung Santo Yakobus dan vandel bendera 39 lingkungan yang dibawa petugas dari sakristi menuju altar gereja.
Pada kesempatan ini Romo Merdi mengumumkan pemenang praktek baik hasil kegiatan SULING atau Sanja Umat Lingkungan oleh Tim Paroki yang dipimpin Romo Merdi dan Romo Oot dalam rangkaian HUT gereja. Pemenang I Lingkungan Santo Benediktus, II Lingkungan Barnabas, III Lingkungan Laurentius, IV Lingkungan Santo Rafel, dan Apresiasi Khusus Lingkungan Santo Antonius. Kepada lingkungan itu diberikan penghargaan antara lain berupa uang.
Misa puncak HUT ke-92 Gereja Santo Yakobus Bantul ini dimeriahkan pula dengan donor darah, pesta umat, hiburan, dan bazar UMKM. Di acara panggung hiburan, Romo Oot dan MC lain memandu acara ini berupa nyanyi, pemberian doorprize dan joget senam oleh ibu-ibu paroki. (mar)












