News  

Enam Dosen Universitas Negeri Jember Ikuti Pelatihan Kompetensi Artikel Ilmiah Berbasis Artificial Intelligence Bersama ICC di Surabaya

Peserta Pelatihan Kompetensi Artikel Ilmiah Berbasis Artificial Intelligence (AI) foto bersama dengan narasumber dan penyelenggara. (Foto: Dok. ICC)

bernasnews — Transformasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya pada proses penelitian dan publikasi ilmiah.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Sertifikasi Performa Prima Indonesia (Indonesian Certification Center/ICC) sukses menyelenggarakan Pelatihan Kompetensi Artikel Ilmiah Berbasis Artificial Intelligence (AI) yang berlangsung secara full offline, di Midtown Hotel Surabaya, pada 8–11 Juli 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh enam dosen dari Universitas Negeri Jember yang secara khusus mengikuti program penguatan kompetensi penulisan karya ilmiah berbasis AI.

Pelatihan ini dirancang sebagai program intensif selama empat hari yang menggabungkan penguasaan konsep, praktik langsung, diskusi, serta pendampingan penyusunan artikel ilmiah menggunakan teknologi AI secara bertanggung jawab.

Seluruh rangkaian kegiatan meliputi sesi orientasi, pelatihan kompetensi, praktik penyusunan artikel, hingga penyusunan rencana aksi publikasi ilmiah.

Sebagai narasumber utama, Coach Choirul Anam, S.IP., M.Si., CH., CHt., yang dikenal sebagai Konsultan AI untuk Riset Akademik, membimbing peserta memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan sebagai research assistant dalam berbagai tahapan penelitian, mulai dari eksplorasi topik, identifikasi research gap, penyusunan literature review, pengembangan metodologi penelitian, hingga penyempurnaan naskah artikel sesuai standar jurnal ilmiah.

Menurut Coach Choirul Anam, pemanfaatan AI dalam dunia akademik bukan bertujuan menggantikan kemampuan peneliti, melainkan meningkatkan produktivitas dan kualitas proses riset.

Artificial Intelligence bukan penulis pengganti dosen, tetapi mitra intelektual yang membantu mempercepat proses riset, memperkaya analisis, serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah selama digunakan secara etis dan bertanggung jawab.” ujarnya.

Materi pelatihan disusun secara komprehensif mengikuti kebutuhan akademisi masa kini. Peserta memperoleh pembelajaran mengenai pemahaman AI untuk riset ilmiah, etika penggunaan AI, prompt engineering akademik, eksplorasi kebaruan (novelty) penelitian, penyusunan literature review.

Suasana Pelatihan Kompetensi Artikel Ilmiah Berbasis Artificial Intelligence (AI). Foto: Dok. ICC

Selanjutnya struktur artikel ilmiah berbasis IMRaD, penyusunan abstrak dan kata kunci, penulisan bagian Introduction, Method, Results, dan Discussion, teknik academic language editing, simulasi peer review, strategi memilih jurnal bereputasi, penyesuaian terhadap author guidelines, hingga klinik artikel ilmiah dan penyusunan action plan publikasi.

Selain penyampaian materi konseptual, peserta juga memperoleh pengalaman praktik menggunakan berbagai AI tools untuk mendukung proses penulisan artikel ilmiah.

Pada hari ketiga, misalnya, peserta melakukan praktik penyusunan artikel berbasis analisis bibliometrik menggunakan AI serta penyusunan artikel penelitian empirik berbantuan AI sebelum memasuki sesi diskusi dan pendampingan intensif.

Program ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta karena memberikan pendekatan yang aplikatif, relevan, dan sesuai dengan tuntutan peningkatan publikasi ilmiah di perguruan tinggi.

Pendampingan secara langsung memungkinkan setiap peserta mengembangkan draft artikel sesuai bidang keilmuan masing-masing dengan memanfaatkan AI secara efektif tanpa mengabaikan integritas akademik.

Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, ICC kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya di lingkungan perguruan tinggi.

Penguasaan AI dalam penelitian diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dosen, mempercepat proses publikasi ilmiah, serta memperkuat kontribusi akademisi Indonesia terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional. (*/ nun)