bernasnews — Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat komitmennya dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya melalui penyerahan hibah alat musik kepada kelompok seni dan seniman di Kabupaten Sleman.
Hibah alat musik tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bertempat di Ruang Praja 2 Kantor Setda Kabupaten Sleman, pada Kamis (9/7/2026)
Bupati Sleman, Harda Kiswaya mengatakan, hibah alat musik merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap upaya pelestarian, pengembangan, dan regenerasi seni budaya di Bumi Sembada.
Menurut Bupati, seni budaya merupakan identitas sekaligus kekuatan sosial masyarakat yang harus terus dijaga keberlangsungannya.
“Hibah alat musik ini bukan sekadar bantuan sarana, tetapi merupakan investasi untuk menjaga keberlanjutan seni budaya. Saya berharap alat musik ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk latihan, pementasan, pembinaan generasi muda, serta pengembangan kreativitas para seniman di Kabupaten Sleman,” ujar Harda.
Ia menambahkan, hibah alat musik tidak hanya menjadi bantuan sarana pendukung kegiatan kesenian, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya daerah.
Melalui program hibah ini, Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan bantuan alat musik kepada sejumlah kelompok seni yang selama ini aktif melestarikan berbagai kesenian tradisional maupun seni pertunjukan di wilayah Kabupaten Sleman.
“Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan, memperluas ruang berekspresi, serta memperkuat eksistensi kelompok seni di tengah perkembangan zaman,” harap Bupati Sleman.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid, menjelaskan bahwa hibah alat musik merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem kebudayaan.
Menurut Ishadi, penyediaan sarana kesenian diharapkan dapat mendukung keberlangsungan aktivitas budaya sekaligus mendorong lahirnya regenerasi seniman yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
“Sinergi antara pemerintah, seniman, komunitas budaya, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong lahirnya inovasi seni yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal,” ujarnya.
Adapun hibah yang diserahkan berupa perangkat gamelan dan rebana dengan nilai total sebesar Rp390.950.000. Penerima hibah meliputi Jathilan Hangesti Turonggo Budoyo, Jathilan Kudo Mustiko, Jathilan Panca Tunggal Encling, Jathilan Putro Ragil.
Juga Paguyuban Seni Keprajuritan Bregada Kyai Redjo Oetomo, Kyai Krama Nenggala, Nur Masyitoh, Hadroh Lintang Ati, Nurul Khasanah, Nurus Syafaah, Karawitan dan Campursari Kemudho Laras, Margo Luwih Laras, serta Sanggar Tari Sekar Arum. (*/ nun)












