bernasnews — Menyongsong Milad ke- 144 Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah menyelenggarakan Khitan Ceria, bertempat SD Muhammadiyah Bulu, Kampung Caren, Jogotirto, Berbah, Kabupaten Sleman, pada Minggu (5/7/2026)
Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Jogotirto Mitha Mayasari, S.Psi, Ketua PCA Berbah Isrodah, S.Pd, Ketua Lazismu Berbah H. Ardi Sehami, Staf KUA Berbah Muhammad Darum, S.Ag, Sejumlah Peserta Khitan berserta wali.
Khitan Ceria yang bertemakan ” Mewujudkan Generasi Shalih, Sehat dan Berakhlak Mulia” merupakan kerja sama PCM Berbah dengan Tim Kesehatan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping sebagai Tenaga Medis Khitan dan Perawatan.
Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan dari PKU Muhammadiyah Berbah, Lazismu Berbah, KOKAM Berbah, Pimpinan Cabang Aisiyah Berbah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Jogotirto, Pimpinan Ranting Aisyiyah Jogotirto, Angkatan Muda Muhammadiyah Jogotirto, SMP Muhammadiyah Berbah, SD Muhammadiyah Bulu.
Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Khitan Ceria Siswanto, S.Ag mengemukakan, bahwa Khitan Ceria merupakan ke kegiatan PCM Berbah yang didukung semua anggota Muhammadiyah dan LAZISMU Berbah.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan rangkaian menyongsong Milad ke-114 Muhammadiyah, yang nanti akan diperingati pada bulan November. Khitanan massal juga merupakan agenda tahunan PCM Berbah.
“Peserta khitan kali ini ada 66 pendaftar, namun yang bisa hadir dan dikhitan ada 62 anak.” jelas Siswanto.
Peserta khitan selain mendapatkan pelayaran khitan secara gratis juga mendapatkan bingkisan berupa pecii, sarung, sertifikat dan uang santunan. Peserta tidak hanya anak anak dari wilayah Berbah namun berasal lintas Kapanewon bahkan dari Kabupaten Bantul juga dari Gunung Kidul.
“Jangkauan pelayanan Khitan Ceria bukan hanya untuk warga Berbah, bahkan sampai Kabupaten Gunungkidul dan Bantul.” ungkap Siswanto.
Ketua PCM Berbah Achmad Muhajir Hanafi menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan dukungan dari semua anggota Muhammadiyah dengan donasi melalui Lazismu Berbah sehingga kegiatan Khitan Ceria bisa berlangsung dengan lancar.
“Semoga amal baik tersebut mendapatkan balasan pahala dari Allah,” tuturnya.
Kegiatan Khitan ceria merupakan kepedulian Muhammadiyah untuk jamaah yang memerlukan, sifatnya umum dan tidak mesti dari keluarga duafa.
“Kegiatan Disamping membantu keluarga yang membutuhkan, namun kegiatan ini bisa sebagai ajang silaturahmi.” tambah Muhajir.
Kegiatan Khitan Ceria sebagai upaya Muhammadiyah membantu jamaah yang membutuh dan berkeinginan namun terkendala berbagai halangan. Khitan memang merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh anak laki laki. Disamping dianjurkan untuk kesehatan dari segi medis, khitan juga merupakan ajaran dan sunah Nabi Muhammad SAW .
“Diharapkan dengan berkhitan bisa lebih terjaga dari najis sehingga sholat kita lebih terjaga.” pungkas Muhajir. (nun/ Kusnadi)












