bernasnews.com – Video dan informasi mengenai kecelakaan lalu lintas di Jalan Imogiri Barat, tepatnya di Dusun Bulus Wetan, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul, mendadak viral di media sosial. Peristiwa yang sempat memunculkan dugaan tabrak lari itu kini memasuki babak baru setelah jajaran Satlantas Polres Bantul berhasil mengidentifikasi sekaligus memeriksa pengemudi mobil Toyota Avanza yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Kasus kecelakaan di Bantul ini menyita perhatian masyarakat karena pengemudi mobil diketahui meninggalkan lokasi sesaat setelah insiden terjadi. Di sisi lain, seorang perempuan berusia 56 tahun yang mengendarai sepeda kayuh harus menanggung luka berat hingga menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Saat itu, korban berinisial M mengayuh sepedanya dan hendak menyeberang jalan dari arah barat menuju timur. Pada saat yang hampir bersamaan, sebuah Toyota Avanza bernomor polisi AB-1456-NX melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Imogiri Barat.
Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindari. Mobil tersebut menghantam sepeda kayuh yang dikendarai korban hingga perempuan itu terlempar dan jatuh ke badan jalan.
Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka berat. Tim medis menemukan beberapa bagian tulang korban mengalami patah. Korban sempat mendapatkan penanganan awal di RS Nur Hidayah sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito untuk menjalani perawatan lebih lanjut karena kondisi cederanya membutuhkan penanganan medis yang lebih intensif.
Tidak hanya korban yang mengalami dampak serius. Sepeda kayuh yang dikendarainya juga mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian stang yang bengkok akibat kerasnya benturan.
Peristiwa itu semakin menjadi sorotan setelah pengemudi Toyota Avanza tidak berada di lokasi ketika warga berdatangan memberikan pertolongan kepada korban. Kondisi tersebut memunculkan dugaan kuat bahwa kecelakaan tersebut merupakan kasus tabrak lari.
Informasi mengenai kendaraan yang diduga terlibat kemudian menyebar luas melalui berbagai unggahan di media sosial. Warganet ikut membantu menyebarkan informasi mengenai nomor polisi kendaraan yang diduga menabrak pesepeda tersebut.
Berbekal informasi yang berkembang di masyarakat, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Bantul bergerak cepat melakukan penyelidikan. Polisi tidak hanya menggelar olah tempat kejadian perkara, tetapi juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kecelakaan terjadi.
Penyidik juga menelusuri setiap informasi yang beredar di media sosial untuk mencocokkan dengan hasil penyelidikan di lapangan. Langkah tersebut akhirnya membuahkan hasil. Dari hasil pelacakan nomor polisi kendaraan, polisi berhasil mengidentifikasi pemilik Toyota Avanza tersebut. Setelah dilakukan pendalaman, kendaraan diketahui sedang disewakan kepada seorang pria berinisial BS (55).
Penyidik kemudian menghubungi penyewa kendaraan dan meminta yang bersangkutan datang ke Unit Gakkum Satlantas Polres Bantul pada Sabtu (4/7/2026) untuk memberikan klarifikasi sekaligus menjalani pemeriksaan. Dalam pemeriksaan itu, BS mengakui bahwa dirinya memang mengalami kecelakaan lalu lintas di lokasi yang sedang diselidiki polisi.
Pengakuan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyelidikan yang kini terus dikembangkan penyidik. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk alasan pengemudi meninggalkan lokasi setelah kecelakaan terjadi.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan bahwa perkara tersebut saat ini masih ditangani penyidik Satlantas Polres Bantul. Saat ini penyidik masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut untuk melengkapi alat bukti serta memastikan seluruh fakta kejadian
“Benar, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut sudah ditangani oleh Satlantas Polres Bantul. Pengemudi kendaraan yang sebelumnya meninggalkan lokasi sudah berhasil diidentifikasi dan telah dimintai keterangan’,” kata Rita, Sabtu (4/7/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan. Penyidik terus mengumpulkan alat bukti, memeriksa para saksi, serta mencocokkan seluruh keterangan dengan hasil olah tempat kejadian perkara agar penyebab kecelakaan dapat terungkap secara utuh.
Selain mengamankan kendaraan yang diduga terlibat, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan kecelakaan. Seluruh barang bukti tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk memastikan kronologi kejadian berlangsung secara objektif.
Kasus kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintas di ruas jalan yang ramai aktivitas masyarakat. Pengemudi kendaraan bermotor maupun pesepeda sama-sama memiliki tanggung jawab untuk mematuhi aturan lalu lintas demi menghindari kecelakaan yang dapat berujung pada korban jiwa maupun luka berat.
Sementara itu, masyarakat masih menantikan hasil penyelidikan Satlantas Polres Bantul terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi memastikan proses penanganan perkara akan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan pembuktian berdasarkan fakta, keterangan saksi, serta alat bukti yang telah dikumpulkan selama proses penyidikan berlangsung.(ef linangkung)












