News  

Bakti Sosial HANI 2026: BNN Kota Yogyakarta Bersama GBI BPD DIY Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Sebagian peserta acara “Edukasi Ceria Anti Narkoba” foto bersama di depan Kantor BNN Kota Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

bernasnews — BNN Kota Yogyakarta bersama GBI BPD DIY, dan didukung oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, TAGANA RAJAWALI, STAK Teruna Bhakti, Universitas Gadjah Mada (UGM), PERDAMI Yogyakarta, PATELKI, PHARM 24, PMI Kota Yogyakarta, dan JPAB akan menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Kantor BNN Kota Yogyakarta, Keparakan Kidul, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 08.00–12.00 WIB.

“Program ini diperuntukkan bagi masyarakat umum dengan prioritas bagi peserta yang telah memperoleh kupon pembagian sebelumnya,  dan  bertujuan  meningkatkan  akses  layanan  kesehatan  sekaligus  memperkuat edukasi pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan  sosial dan kolaboratif lintas sektor,” kata M. Iqbal Baiquni, Humas BNN Kota Yogyakarta, dalam rilisnya, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini diselenggarakan sebagai bentuk implementasi peringatan HANI 2026 yang menekankan  pentingnya sinergi antara  lembaga pemerintah, institusi pendidikan, organisasi profesi kesehatan,  dan masyarakat  dalam upaya pencegahan  dan penanggulangan narkotika.

“Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta edukasi kesehatan yang komprehensif. Tidak hanya itu, kegiatan HANI 2026 kali ini juga akan dimeriahkan oleh berbagai UMKM yang menjajakan aneka ragam kuliner,” ujar Iqbal.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan dua klaster utama layanan. Pertama, pemeriksaan kesehatan yang meliputi screening katarak, pemberian kacamata baca, pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi dan mulut, pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat, donor  darah,  pengecekan  kesehatan  tambahan,  layanan apotek  mini, serta  farmasi.

Kedua, layanan konsultasi dan penyuluhan yang mencakup penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan UMKM, serta konsultasi hukum. Selain itu, terdapat program tambahan berupa dapur air, bazar pakaian pantas pakai, potong rambut gratis, serta panggung boneka sebagai sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini juga didukung oleh berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam bidang kesehatan,  sosial, dan kemanusiaan. Sinergi ini diharapkan dapat  memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan efektivitas edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan promotif dan preventif.

“Masyarakat yang ingin  mengikui kegiatan ini  dapat  memperoleh kupon  yang telah didistribusikan  sebelumnya  di Kelurahan  Keparakan,  Brontokusuman,  dan Wirogunan,” pungkasnya. (*/ ted)